0%
logo header
Rabu, 28 April 2021 12:45

Pemkab Gowa Pastikan Stok Beras Aman Selama Ramadan hingga Idul Fitri

Wakil Bupati Gowa, Abd. Rauf Malaganni. (Istimewa)
Wakil Bupati Gowa, Abd. Rauf Malaganni. (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Pemerintah Kabupaten Gowa memastikan agar ketersediaan beras selama Ramadan hingga menjelang Idul Fitri tetap aman dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

Wakil Bupati Gowa Abd. Rauf Malaganni mengatakan, pihaknya telah meminta kepada pihak Bulog Makassar yang mengcover kebutuhan beras di wilayah Kabupaten Gowa agar ketersediaan bahan pokok termasuk beras terus aman selama Ramadan hingga menjelang Idul Fitri 1442 Hijriah.

Dirinya pun telah meminta untuk menjaga ketersediaan stok beras di wilayah Kabupaten Gowa tetap terpenuhi.

Baca Juga : Wabup Gowa Minta Layanan Koperasi Melek Teknologi

“Saya harap ketersediaan stok beras terutama di bulan Ramadan ini agar tetap dipertahankan hingga pada Idul Fitri nanti,” katanya, Rabu (28/04/2021).

Menurutnya, ketersediaan beras harus dapat dipenuhi sesuai kebutuhan atau konsumsi masyarakat. Apalagi di tengah Ramadan ini yang dipastikan konsumsi masyarakat terhadap beras juga naik.

Sementara itu, Pimpinan Perum Bulog Cabang Makassar, Harisun mengatakan bahwa ketersediaan beras di Bulog untuk Kabupaten Gowa saat ini lebih dari cukup.

Baca Juga : Kabupaten Gowa Jadi Lokasi Pelaksanaan KKN Mahasiswa Muhammadiyah dan Aisyiyah di Indonesia

“Kalau ketersediaan stok kami sudah lebih dari cukup,” katanya.

Ia menyebutkan, saat ini di Kabupaten Gowa penyerapan untuk panen baru telah mencapai sekitar 2000 ton lebih. Sedangkan stok dari 2020 masih ada 850 ton. Sehingga total stok yang ada di Kabupaten Gowa sebanyak 2.850 ton.

Menurutnya, ketersediaan stok beras di gudang-gudang Bulog juga akan terus mengalami peningkatan. Hal ini karena proses panen masih berlangsung.

Baca Juga : Tembus ke Pelatnas Bulutangkis, Reza dan Sofy Harumkan Nama Sulsel

“Saat ini di gudang sangat dipenuhi oleh beras panenan lokal tahun ini. Tidak berlangsung lama. Mungkin satu atau dua bulan lagi gudang-gudang Bulog sudah mulai penuh sedangkan panen masih berlangsung,” ujarnya.

Olehnya itu, dirinya juga berharap adanya sinergitas dan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Gowa terkait penyaluran beras. Misalnya ada program-program pemerintah daerah yang bisa dikerjakasamakan dengan Bulog.

“Harapan kami keterlibatan pemerintah dalam penyaluran ini sangat kami harapkan. Saat ini kami melakukan penyerapan beras yang begitu banyak dari hasil panen petani lokal. Cuma saat ini penugasan pemerintah oleh Bulog ini saat ini tidak ada. Olehnya itu, kami kesulitan penyalurannya,” harapnya. (Rhany)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 852-9999-3998