REPUBLIKNEWS.CO.ID, PAREPARE — Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Anak Kota Parepare 2024 kembali digelar sebagai langkah konkret dalam memperkuat partisipasi anak-anak dalam proses pembangunan.
Sebagai upaya berkelanjutan, Musrenbang Anak tahun ini merupakan yang ketujuh sejak pertama kali diinisiasi oleh Pemerintah Kota Parepare pada 2017. Acara ini diadakan di Auditorium BJ Habibie, Rumah Jabatan Wali Kota Parepare, setelah sebelumnya diselenggarakan Musrenbang Anak tingkat Kecamatan di Kebun Raya Jompie, Parepare pada 15 Februari 2024.
Pembukaan acara ini dilakukan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota Parepare (Bappeda), Zulkarnaen Nasrun, yang mewakili Penjabat (Pj) Wali Kota Parepare, Akbar Ali. Zulkarnaen disambut dengan tarian tradisional Bugis sebagai bagian dari penyambutan tamu oleh para pelajar dari berbagai tingkatan pendidikan di Parepare.
Baca Juga : PMI Parepare Disorot, Jabatan Kepala dan Wakil UDD Diduga Langgar Aturan PO
Dalam sambutannya, Zulkarnaen mengapresiasi tingginya komitmen Pemerintah Kota Parepare dalam memberikan ruang bagi partisipasi aktif anak-anak dalam pembangunan daerah. Tema Musrenbang Anak tahun ini, yakni “Peningkatan Kualitas Layanan Publik yang Inklusif melalui Partisipasi Anak dalam Proses Perencanaan Pembangunan Daerah,” menegaskan komitmen tersebut.
Pemerintah Kota Parepare, melalui Pj Wali Kota Parepare, memahami pentingnya hak setiap anak untuk menyatakan pendapatnya serta mendapatkan perlakuan yang sesuai dengan kecerdasan dan usia mereka. Dalam upaya memenuhi hak tersebut, Parepare telah membentuk Forum Anak sebagai mitra dalam menyelesaikan permasalahan anak serta memberikan wadah bagi partisipasi anak-anak dalam proses pembangunan.
Prestasi Parepare dalam menjalankan program Musrenbang Anak juga telah diakui, dengan penghargaan sebagai Kota Layak Anak Kategori Nindya sebanyak tiga kali berturut-turut pada tahun 2021, 2022, dan 2023.
Baca Juga : Ruang Cerita Usaha TDA Parepare, Ajang Inspirasi bagi Pelaku Bisnis Lokal
Dalam Musrenbang Anak ini, anak-anak dari berbagai kluster mempresentasikan hasil diskusi dan masukan mereka, yang diharapkan akan menjadi bahan masukan bagi Pemerintah Daerah dalam menyusun perencanaan pembangunan Kota Parepare tahun 2025.
Tidak hanya itu, para peserta juga diberikan kesempatan untuk berdialog langsung dengan perwakilan Pemerintah Daerah terkait aspirasi, kebutuhan, dan permasalahan yang mereka hadapi di sekolah atau lingkungan mereka.
Acara Musrenbang Anak turut dihadiri oleh berbagai pejabat terkait dan perwakilan dari berbagai sekolah menengah di Parepare, termasuk kelompok anak rentan, serta Tim Fasilitator dari Forum Anak Kota Parepare. (Adv)