0%
logo header
Jumat, 08 Juli 2022 09:35

Pendaftaran Beasiswa Merdeka Belajar Kabupaten Wakatobi Ditutup 29 Juli

Asril Astian
Editor : Asril Astian
Sekretaris Tim Verifikasi Beasiswa Program Merdeka Belajar Kabupaten Wakatobi, Nurmasi. (Istimewa)
Sekretaris Tim Verifikasi Beasiswa Program Merdeka Belajar Kabupaten Wakatobi, Nurmasi. (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, WAKATOBI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Wakatobi, Sulawesi tenggara (Sultra), resmi menerima pelayanan pemberkasan pendaftaran beasiswa program merdeka belajar semenjak, Jumat 17 Juni lalu dan akan ditutup pada Jumat 29 Juli 2022 mendatang.

“Proses penerimaan berkas ini kita berdasarkan pulau. Jadi, di tim kita ini sudah ada yang khusus menangani pulau Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia dan Binongko,” terang Sekretaris Tim Verifikasi Beasiswa program merdeka belajar Wakatobi, Nurmasi, Kamis (07/07/2022) kemarin.

Sejauh ini lanjut dia, sudah ada100 orang calon penerima yang telah mendaftarkan diri mereka. Meski begitu penerima program merdeka belajar ini hanya ditargetkan 500 orang, dan jika terjadi kelebihan pendaftar akan dilakukan perengkingan mana yang lebih prioritas sesuai Peraturan bupati (Perbub).

Baca Juga : Srikandi Tangguh PLN Lalui Segala Tantangan Wujudkan Listrik Berkeadilan di Sulselrabar

Hal tersebut guna penyesuaian dengan kemampuan anggaran yang disiapkan daerah. Kepala Seksi Guru dan Tenaga Kependidik (GTK) Dikbud Wakatobi itu menyebutkan untuk beasiswa merdeka belajar sendiri ada dua kategori, yakni beasiswa berprestasi dan beasiswa kategori bidik misi.

Tetapi ada sedikit perbedaan antara beasiswa prestasi dan bidik misi dalam proses penerimaan, dimana sambung dia, untuk beasiswa bidik misi akan mengarah kepada kondisi ekonomi atau mahasiswa tidak mampu secara ekonomi.

Kendati begitu, Dikbud Wakatobi tetap akan memperhatikan kemampuan akademik dan non akademik serta punya kelakuan baik. Bagi calon penerima beasiswa harus berprestasi, IPK mereka harus 3,00 itu standar minimal.

Baca Juga : Safari Ramadan di Pulau Tomia, Bupati Haliana Serahkan Bantuan Pembangunan Masjid Ratusan Juta

“Kalau di merdeka belajar ini kita sudah punya target. Dan target kita berdasarkan jumlah anggaran yang di siapkan dan dinas pendidikan dalam proses beasiswa ini hanya sebagai tim teknis dalam melakukan verifikasi,” paparnya.

Untuk beasiswa prestasi sendiri mulai dari D1, S1,S2, S3 sampai dokter spesialis dan ini terbuka untuk semua universitas. Sementara untuk beasiswa bidik misi hanya berlaku di Universitas Haluoleo, mereka akan mulai di intervensi sejak semester I atau sejak terdaftar di Universitas Haluoleo Kendari sampai semester VIII.

Anggaran beasiswa pendidikan merdeka belajar ini melekat di Bagian Kesra Sekretariat Daerah, sementara Dikbud hanya pelayanan pemberkasan hingga mendaftarnnya. Nurmasi menyebutkan, anggaran yang disiapkan daerah di 2022 ini kisaran Rp2 milyar untuk beasiswa mahasiswa berprestasi. Dengan total secara keseluruhan anggaran program merdeka belajar kurang lebih mencapai Rp7 miliar.

Baca Juga : Gandeng Baznas, Bupati Haliana Serahkan Bantu Beras Kepada Lansia di Pulau Tomia

Sementara untuk merdeka belajar bagi siswa Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) Pemkab Wakatobi mengalokasikan anggaran kurang lebih Rp4 milyar dengan dua jenis bantuan yang akan di berikan. Bantuan pertama, yakni pemberian baju sentuhan khas daerah yang di targetkan 4 tahap. Kedua, pemberian beasiswa kepada siswa-siswi yang berprestasi yang di targetkan pada Agustus mendatang.

Penulis : Irawadi
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646