REPUBLIKNEWS.CO.ID, SOPPENG — Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Marioriwawo, Kabupaten Soppeng melantik 62 orang Anggota Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS), Senin (16/11/2020).
Anggota PTPS yang dilantik di Baruga KWA Lejja diharapkan mampu bekerja Profesional serta dapat memahami tugas dan kewenangannya.
Ketua Panwascam Marioriawa, Sartono, yang membacakan sambutan seragam Ketua Bawaslu Republik Indonesia bahwa Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota serentak digelar di 270 Daerah.
Namun sempat tertunda dikarenakan adanya Pandemi Covid-19, Tahapan Pilkada serentak 2020 ditetapkan 9 Desember 2020 mendatang dan tantangannya semakin berat karena selain mengawasi tahapan juga dituntut mengawasi jalannya Protokol Kesehatan pada saat Pemilihan.
Lanjutnya bahwa konteks penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota, Pengawas Pemilu mempunyai peranan yang sangat penting dan strategis dalam pengawasan Pemilihan.
“Saudara yang dilantik sebagai pengawas TPS tentu mempunyai tugas melakukan pengawasan di TPS dan saudara merupakan ujung tombak Bawaslu dalam melaksanakan tugas,” katanya.
“Keberadaan PTPS menjadi Instrumen penting yang akan ikut menentukan kualitas proses pemungutan suara,” katanya lagi.
Ketua Panwascam Marioriawa ini meminta kepada Pengawas TPS agar menjalankan tugas dengan baik dan menjaga Integritas serta Marwah Lembaga demi terciptanya Pemilihan yang berkualitas dan dapat dipercaya.
Sementara Camat Marioriawa yang diwakili oleh Kasubag Umum dan Kepegawaian Hamriadi mengungkapkan selamat kepada PTPS yang baru dilantik.
“Tugas dan Amanah sudah dipundak saudara dan selaku Penyelenggara harus menjunjung tinggi Netralitas karena itu merupakan harga mati,” singkat Hamriadi. (Yusuf)
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646
