0%
logo header
Selasa, 27 Oktober 2026 21:05

PLN Tambah 62 MW Pembangkit, Perkuat Sistem Kelistrikan Sulbagsel di Momentum Hari Listrik Nasional ke-81

Rizal
Editor : Rizal
Operator PLN mengoperasikan panel kubikel tambahan 62 MW pembangkit guna menjaga pasokan listrik Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara tetap andal. (Foto: Istimewa)
Operator PLN mengoperasikan panel kubikel tambahan 62 MW pembangkit guna menjaga pasokan listrik Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara tetap andal. (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – PT PLN (Persero) terus memperkuat sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) melalui penambahan kapasitas pembangkit sebesar 62 megawatt (MW) di tiga lokasi.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen PLN UID Sulselrabar menghadirkan pasokan listrik yang andal bagi masyarakat di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara.

Tambahan kapasitas tersebut berasal dari tiga pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD). Masing-masing PLTD Bulukumba (20 MW) di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, dengan pengembangan Tahap II (30 MW) yang sedang berjalan.

Baca Juga : Kuasai Penjualan Suzuki di Sulsel, New Carry Dukung Aktivitas Pelaku Industri

PLTD Sidera (20 MW) di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, dengan pengembangan Tahap II (30 MW) yang sedang berjalan, serta PLTD Ladumpi (22 MW) di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara.

Penambahan pembangkit ini memperkuat sistem kelistrikan Sulbagsel, mengurangi potensi pemadaman listrik, dan mendukung keandalan pasokan bagi aktivitas masyarakat sehari-hari.

Dampak tersebut dirasakan langsung oleh pelaku usaha kecil. Suci, pemilik usaha kelontong mengaku bersyukur dengan pasokan listrik yang membaik.

Baca Juga : Lewat Kategori Timurnesia, AMI Awards 2026 Akui Kebangkitan Musik Timur

Bagi Suci, listrik yang stabil membuat usahanya dapat berjalan lebih lancar, mulai dari menjaga kualitas barang dagangan yang membutuhkan pendingin.

“Alhamdulillah, sekarang listrik jauh lebih stabil. Dulu kalau listrik sering padam, minuman dingin dan barang dagangan saya bisa rusak, jualan juga jadi terganggu. Sekarang toko bisa buka lebih lama, listrik yang andal sangat membantu usaha kecil seperti kami agar terus berkembang,” tutur Suci.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Didik Wicaksono, mengatakan bahwa penambahan kapasitas ini merupakan wujud nyata kehadiran PLN bagi masyarakat.

Baca Juga : OJK Beri Literasi Keuangan dan Keterampilan Digital Bagi Pelajar Sekolah Rakyat

“Setiap tambahan megawatt adalah langkah menuju sistem kelistrikan yang lebih kuat dan semakin andal. Kami berkomitmen terus memperkuat pasokan listrik agar aktivitas dan kebutuhan listrik masyarakat di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara dapat terlayani dengan baik,” ujar Didik.

Upaya ini hadir bertepatan dengan peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 pada 27 Oktober 2026. Momentum ini mengingatkan perjalanan panjang kelistrikan Indonesia sejak 1945, sekaligus menegaskan bahwa PLN terus bergerak menghadirkan energi yang andal bagi negeri.

Di usia ke-81, PLN berkomitmen memastikan listrik tidak hanya tersedia, tetapi juga menjadi penggerak kehidupan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Baca Juga : Resmi Nakhodai Asprov PSSI Sulsel, Munafri Arifuddin Siapkan Pembinaan Klub Lokal dan Kompetisi Usia Muda

“Di momentum Hari Listrik Nasional ke-81, kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersama PLN menjaga dan memanfaatkan listrik secara aman, bijak, dan produktif,” tutup Didik. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646