0%
logo header
Selasa, 27 Oktober 2026 20:47

Bangun Gardu Induk 150 kV Sidrap Extension 60 MVA, PLN Perkuat Aktivitas Ekonomi Daerah

Chaerani
Editor : Chaerani
Direktur Utama KSO PT Amsak Bangun Persada-PT Power Energitama, Ridla Agustiawan (kiri), dan General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha (kanan), berfoto bersama sambil menunjukkan dokumen kontrak Pembangunan GI 150 kV Sidrap Extension 60 MVA yang telah disetujui kedua belah pihak pada, Rabu (14/10/2026). (Dok. PLN UIP Sulawesi)
Direktur Utama KSO PT Amsak Bangun Persada-PT Power Energitama, Ridla Agustiawan (kiri), dan General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha (kanan), berfoto bersama sambil menunjukkan dokumen kontrak Pembangunan GI 150 kV Sidrap Extension 60 MVA yang telah disetujui kedua belah pihak pada, Rabu (14/10/2026). (Dok. PLN UIP Sulawesi)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi merencanakan pembangunan Gardu Induk (GI) 150 kV Sidrap Extension 60 MVA. Pembangunan ini menjadi bagian penting dalam mendukung kebutuhan infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah Sidrap.

Proyek tersebut pun diharapkan dapat menunjang pertumbuhan potensi ekonomi daerah, serta membuka peluang pengembangan aktivitas ekonomi dan lapangan kerja bagi masyarakat. Dalam rencana pembangunan, PLN UIP Sulawesi menandatangani kontrak Kerja Sama Operasi (KSO) dengan PT Amsak Bangun Persada–PT Power Energitama.

Penandatanganan berlangsung di Kantor PLN UIP Sulawesi beberapa waktu lalu yang dihadiri langsung General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, dan Direktur Utama sekaligus Leader KSO, Ridla Agustiawan.

Baca Juga : Lewat Kategori Timurnesia, AMI Awards 2026 Akui Kebangkitan Musik Timur

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha menyampaikan bahwa proyek tersebut memiliki arti penting bagi pengembangan wilayah Sidrap. Ia berharap pelaksanaan pembangunan dapat berjalan lancar dan diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan, bahkan lebih cepat apabila memungkinkan.

“Menurut saya, proyek ini sangat penting. Pembangunan di Sidrap sangat kita perlukan karena dapat mendukung potensi ekonomi dan membuka peluang lapangan kerja di sana. Semoga proyek ini dapat diselesaikan tepat waktu, dan kalau bisa lebih awal dari target,” ujarnya.

Selain ketepatan waktu, ia menegaskan bahwa aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) harus menjadi prioritas selama pelaksanaan pembangunan. Ia meminta seluruh pihak memastikan ketersediaan pengawas K3 serta melakukan identifikasi dan penilaian risiko (risk assessment) sejak awal pekerjaan, terutama terhadap aktivitas yang memiliki potensi bahaya.

Baca Juga : PLN Tambah 62 MW Pembangkit, Perkuat Sistem Kelistrikan Sulbagsel di Momentum Hari Listrik Nasional ke-81

“Keselamatan harus dijaga. Pastikan ada pengawas K3 dan alokasikan waktu sejak awal untuk melakukan risk assessment, termasuk mengidentifikasi pekerjaan yang berisiko. Jika ada pekerjaan yang tidak memenuhi aspek keselamatan, pekerjaan harus siap dihentikan. Karena itu, persiapan keselamatan harus dilakukan dengan baik sejak awal,” tegasnya.

Melalui penandatanganan kontrak ini, PLN UIP Sulawesi berharap pelaksanaan pembangunan GI 150 kV Sidrap Extension 60 MVA dapat berjalan sesuai target dengan tetap mengedepankan kualitas pekerjaan, ketepatan waktu, serta penerapan standar keselamatan kerja.

Sinergi antara PLN dan mitra pelaksana menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646