0%
logo header
Senin, 27 Februari 2023 11:09

Program INKLUSI, Giliran KK Sumber Harapan Lemoe Dilatih Penguatan Penerimaan Aduan dan Layanan Warga

Mulyadi Ma'ruf
Editor : Mulyadi Ma'ruf
Ket : Penguatan Kelompok Konstituen Sumber Harapan Lemoe (Foto : Mulyadi Ma'ruf / Republiknews.co.id)
Ket : Penguatan Kelompok Konstituen Sumber Harapan Lemoe (Foto : Mulyadi Ma'ruf / Republiknews.co.id)

RREPUBLIKNEWS.CO.ID, PAREPARE — Melalui program Inklusi, Yayasan Bursa Pengetahuan Kawasan Timur Indonesia (BaKTI) dan Yayasan Lembaga Pengkajian Pengembangan Ekonomi Dan Masyarakat (YLP2EM) Kota Parepare, terus melaksanakan pertemuan penguatan kelompok konstituen (KK) untuk penerimaan pengaduan dan penyediaan layanan komunitas serta advokasi kebijakan.

Kali ini, giliran KK Sumber Harapan, Kelurahan Lemoe, Kecamatan Bacukiki Barat yang dilatih Penguatan Kelompok Konstituen untuk Penerimaan Pengaduan Penyediaan Pelayanan Komunitas dan Advokasi Kebijakan, di Baruga Peduli, Jalan Jend. M. Yusuf, Kelurahan Lemoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, Senin (27/2/2023).

Hadir, Koordinator Program Inklusi Parepare, Abd. Samad Syam, Lurah Lemoe, Nurhaya, tokoh perempuan Bacukiki, Andi Nurhanjayani, RT/RW dan warga sekitar.

Baca Juga : Hermanto Dapat Restu Tokoh Masyarakat Parepare untuk Maju Pilkada

Nurhaya mengatakan, pihaknya mengapresiasi kegiatan ini dalam rangka memberikan edukasi bagi warga ketika menghadapi berbagai persoalan yang ada, yang salah satunya sekaitan dengan pelayanan pemerintahan.

“Semoga warga yang terlibat dalam kegiatan ini turut mengedukasi warga lainnya, sehingga bisa saling memudahkan dalam menyelesaikan persoalannya,” katanya.

Sementara, Abd. Samad Syam mengungkapkan, pada kegiatan ini pihaknya membagi dalam tiga kelompok, yang pertama terkait pendampingan kepengurusan adminduk, sosial dan layanan kesehatan, KDRT dan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Baca Juga : Aksi Peduli Lingkungan, Erna Rasyid Taufan dan Komunitas Pacekke Bersih-bersih Pantai Lumpue

Selanjutnya, kata dia, kelompok dua menyangkut persoalan disabilitas, termasuk juga terkait bantuan-bantuan yang sifatkan untuk peningkatan ekonomi dan usaha warga, serta UMKM. Terakhir, lanjut dia, kelompok tiga yakni strategi dalam menghadapi Musrenbang, baik tingkat kelurahan maupun kecamatan.

“Semoga bekal ini bisa dimaksimalkan dengan baik di lapangan, sehingga warga sudah tahu langkah-langkah yang harus dilakukan dalam menyelesaikan persoalannya ditingkat bawah,” tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, juga dibentuk Posko Pengaduan Penyediaan Pelayanan Komunitas dan Advokasi Kebijakan untuk Kelompok Konstituen Sumber Harapan. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646