0%
logo header
Senin, 27 Mei 2024 11:18

Ratusan Alsintan Bantuan Kementan Tiba di Merauke, Dihantar KRI Soeharso 990

M. Imran Syam
Editor : M. Imran Syam
KRI dr. Soeharso pengangkut Alsintan tiba di Dermaga Yos Soedarso Kabupaten Merauke. (Foto: Hendrik Resi / republiknews.co.id)
KRI dr. Soeharso pengangkut Alsintan tiba di Dermaga Yos Soedarso Kabupaten Merauke. (Foto: Hendrik Resi / republiknews.co.id)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MERAUKE – Ratusan alat mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian RI tiba di Merauke, Papua Selatan, Minggu (26/05/2024) sore.

Pantauan media ini, alsintan bantuan Kementan itu dihantar ke Merauke menggunakan KRI dr.Soeharso 990 yang tiba dan bersandar di Dermaga Yos Soedarso Merauke sekitar pukul 16.30 WIT.

Brigade alsintan yang dibawa dari Kementan diserahkan oleh Komandan KRI dr.Soeharso 990, Kolonel (Laut) Suryai kepada Bupati Merauke, Romanus Mbaraka di Dermaga Yos Soedarso.

Baca Juga : KPU Papua Selatan Tetapkan Perolehan Kursi dan Anggota DPRD Terpilih Hasil Pemilu

Alat mesin pertanian (Alsintan) yang terdiri; traktor roda empat (4) sebanyak 140 unit, traktor roda dua (2) sebanyak 35 unit, transplanter 20 unit dan combiine harvester (mesin panen) sebanyak 20 unit.

Dalam kesempatan itu, Bupati Merauke, Romanus Mbaraka menyampaikan terima kasih kepada pimpinan armada TNI Angkatan Laut yang telah membawa alsintan dengan KRI dr. Soeharso ke Merauke sebagai bentuk dukungan dalam upaya peningkatan produktivitas pertanian.

“Kami atas nama pemerintah dan masyarakat sangat berterima kasih kepada Komandan TNI Angkatan Laut, Danlantamal X1, Komandan KRI dr. Soeharso 990 yang sudah membawa peralatan pertanian kesini,” ucap Romanus Mbaraka dalam sambutannya.

Baca Juga : KPU Kabupaten se-Papua Selatan Diingatkan Tertib Administrasi Pengelolaan Dana Pilkada 2024

“Kepada Bapak Menteri Pertanian melalui staf ahlinya yang hadir di sini kami sampaikan terima kasih dan semua unsur Forkopimda. Ini kerja keras kita semua,” sambungnya.

Romanus Mbaraka mengatakan, alsintan bantuan Kementerian Pertanian menjadi bagian dari percepatan pembangunan di dunia pertanian di Indonesia dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan yang dimulai dari Merauke sebagai lumbung pangan nasional.

“Cita-cita Presiden Jokowi dan Presiden Terpilih Prabowo Subiyanto agar besok kita menjadi salah satu negara yang memiliki kecukupan pangan dan disegani dunia,” kata Romanus.

Baca Juga : KPU Papua Selatan Minta Peran Media Massa Sukseskan Pilkada 2024

“Kebijakan pemerintah pusat untuk lahan pertanian di Merauke dari 2 juta hektar yang kita kelola, untuk optal kita baru konsentrasi pada 40.000 hektar. Kita kurang lebih 63.000 yang ada dan punya petani, tapi tidak maksimal dalam pengelolaan,” sebutnya.

Ia menyebutkan indeks panen di Kabupaten Merauke rata-rata  baru dua kali panen, sehingga dengan pengadaan alsintan dari Kementan RI bisa didorong menjadi tiga kali panen dalam setahun. Pengelolaan lahan akan ditingkatkan secara bertahap sesuai kemampuan sumber daya manusia dan peralatan pertanian yang dimiliki.

“Kita butuh kualitas beras yang baik untuk penjualan beras kita keluar Merauke, sehingga dapat meningkatkan pendapatan kita perkapita. Kita akan optal 1.000 hektare dengan target sekitar bulan Oktober-November 2024, sudah bisa panen,” tutupnya. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646