0%
logo header
Jumat, 17 April 2026 10:28

Respons Positif Rekomendasi Komisi E DPRD Sulsel, RSUD Haji Makassar Kini Fokus Benahi Layanan Publik

Rizal
Editor : Rizal
Direktur RSUD Haji Makassar, dr Rachmawati Syahrir saat pembahasan LKPJ Gubernur Sulsel Tahun Anggaran 2025 bersama Komisi E DPRD Sulsel, Kamis (16/4/2026). (Foto: Istimewa)
Direktur RSUD Haji Makassar, dr Rachmawati Syahrir saat pembahasan LKPJ Gubernur Sulsel Tahun Anggaran 2025 bersama Komisi E DPRD Sulsel, Kamis (16/4/2026). (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan memberikan apresiasi terhadap laporan kinerja RSUD Haji Makassar dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sulsel Tahun Anggaran 2025, Kamis (16/4/2026).

Meski diapresiasi, manajemen RSUD Haji Makassar ditantang untuk segera menindaklanjuti sejumlah rekomendasi strategis dari Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan usai kunjungan mereka ke rumah sakit bersangkutan pada Rabu (15/4/2026) lalu.

Direktur RSUD Haji Makassar, dr Rachmawati Syahrir, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian para legislator.

Baca Juga : Tolak Framing Media yang Menyesatkan, NasDem Sulsel Gelar Aksi Damai di Makassar

“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi kunjungan serta pengawasan yang dilakukan Komisi E DPRD Sulsel. Ini adalah bentuk atensi luar biasa terhadap kualitas layanan publik di RSUD Haji. Semua masukan yang diberikan menjadi dasar utama kami dalam melakukan perbaikan tahun ini,” ujar dr Rachma.

Manajemen mengakui realisasi anggaran tahun 2025 yang tidak mencapai target, hanya di angka 88 persen saja.

Anggota DPRD Sulsel, Yariana Somalinggi, sebelumnya menyoroti capaian tersebut agar tidak terulang kembali dan meminta rumah sakit lebih maksimal dalam penyerapan anggaran untuk kepentingan pasien.

Baca Juga : Lewat Program Makan Bergizi Gratis, Pemerintah Pastikan Pemenuhan Gizi Masyarakat

Menanggapi hal tersebut, dr Rachma menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah mitigasi sejak awal tahun 2026. Fokus utama saat ini adalah menyelesaikan kendala krusial, seperti pemenuhan kebutuhan dokter spesialis dan subspesialis guna mengoptimalkan sistem rujukan.

Selain masalah manajerial, RSUD Haji Makassar juga merespons cepat catatan Anggota Komisi E DPRD Sulsel lainnya, Andi Patarai Amir di rapat kerja LKPJ terkait infrastruktur fisik.

Pihak rumah sakit berkomitmen untuk memperketat pengawasan terhadap seluruh pengerjaan fasilitas agar hasilnya sesuai standar kualitas pelayanan kesehatan.

Baca Juga : Realisasi APBD Triwulan I Capai 11,07 Persen, Munafri Ingatkan OPD Jangan Salah Arah Program

“Realisasi anggaran dan pembenahan fasilitas adalah tantangan besar bagi kami. Namun, dengan dukungan dan pengawasan dari DPRD, kami optimis masalah-masalah di tahun lalu dapat terselesaikan tahun ini agar daya saing RSUD Haji semakin meningkat,” demikian dr Rachma.

Melalui sinergi ini, RSUD Haji Makassar menargetkan transformasi pelayanan yang lebih prima dan akuntabel sepanjang tahun 2026 sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat Sulawesi Selatan. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646