0%
logo header
Jumat, 16 Oktober 2026 19:13

Rutan Samarinda Bagikan 500 Porsi Makan Siang Gratis dan Masker

Rizal
Editor : Rizal
Rutan Kelas I Samarinda membagikan 500 porsi makan siang gratis kepada pengemudi ojek online (ojol) dan masyarakat yang melintas di sekitar rutan, Jumat (16/10/2026). (Foto: Istimewa)
Rutan Kelas I Samarinda membagikan 500 porsi makan siang gratis kepada pengemudi ojek online (ojol) dan masyarakat yang melintas di sekitar rutan, Jumat (16/10/2026). (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, SAMARINDA – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Samarinda, Kalimantan Timur, membagikan 500 porsi makan siang gratis kepada pengemudi ojek online (ojol) dan masyarakat yang melintas di sekitar rutan, Jumat (16/10/2026).

Kegiatan bakti sosial tersebut juga dirangkaikan dengan pembagian masker sebagai upaya mengantisipasi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Kaltim.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Kaltim, Yan Rusmanto, mengatakan, kegiatan makan siang gratis itu awalnya ditujukan bagi pengemudi ojol. Namun, pihaknya menyediakan makanan lebih banyak agar masyarakat umum yang melintas juga bisa mendapatkan manfaat.

Baca Juga : DPP Golkar Yakin IAS Bisa Wujudkan Target Tambahan Kursi di Sulsel

“Harapannya bukan hanya mereka (ojol) yang bisa kita beri, masyarakat lain yang lewat di sekitar Rutan Kelas I Samarinda juga bisa diberi kesempatan untuk makan siang gratis bersama,” kata Yan.

Menurut Yan, pembagian masker menjadi bagian dari kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi udara yang terdampak kabut asap. Meski kabut asap di Kaltim dinilai tidak terlalu tebal, upaya pencegahan tetap perlu dilakukan.

“Kita berupaya bagaimana bukan hanya kita, tapi masyarakat juga sama-sama menjaga kesehatan,” ujarnya.

Baca Juga : Siswa TK Islam Athirah Racing Centre Diajak Belajar dari Alam Berbasis Peternakan

Kepala Rutan Kelas I Samarinda, Rachmad Tri Raharjo, menjelaskan, kegiatan tersebut didanai melalui anggaran bakti sosial, dukungan koperasi, serta swadaya petugas rutan.

“Kami mengalokasikan dari anggaran bakti sosial, terlebih dari anggaran koperasi yang sudah ada. Kebetulan ada juga swadaya dari teman-teman petugas semuanya yang dimasukkan dalam kegiatan Jumat Berkah,” kata Rachmad.

Dia berharap kegiatan berbagi tersebut dapat dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk kepedulian terhadap pengemudi ojol dan masyarakat sekitar.

Baca Juga : OJK Sulselbar Ajak Nelayan Untia Mampu Kelola Pendapatan Lebih Produktif

“Target kami minimal satu bulan sekali. Karena ini event yang perdana, makanya kami mencoba seperti ini dan nanti kemungkinan akan kami lebih rutinkan lagi,” tuturnya.

Batasi Aktivitas Warga Binaan di Luar Ruangan

Selain menggelar bakti sosial, Rutan Kelas I Samarinda juga melakukan langkah pencegahan untuk mengurangi paparan kabut asap terhadap warga binaan.

Baca Juga : Kolaborasi Diskominfo-SP dan TP PKK Gowa Ajak Masyarakat Manfaatkan Layanan SP4N-LAPOR!

Rachmad mengatakan, pihaknya membatasi aktivitas di luar ruangan, termasuk olahraga pagi dan sejumlah kegiatan pembinaan yang biasanya dilaksanakan di lapangan.

“Kami hanya membatasi kegiatan yang biasanya setiap pagi ada kegiatan pembinaan olahraga ataupun pembinaan kegiatan lain di luar. Kami lebih batasi agar tidak lebih terdampak efek karhutla ini,” jelasnya.

Sebagai alternatif, kegiatan pembinaan lebih banyak dialihkan ke dalam gedung dan masjid. Pembinaan keagamaan serta pembinaan kepribadian tetap dilaksanakan agar aktivitas warga binaan dapat berjalan dengan mengurangi paparan udara luar.

Baca Juga : Kolaborasi Diskominfo-SP dan TP PKK Gowa Ajak Masyarakat Manfaatkan Layanan SP4N-LAPOR!

Rutan Samarinda juga berkoordinasi dengan instansi kesehatan untuk memantau kondisi kesehatan warga binaan.

Menurut Rachmad, pemeriksaan kesehatan rutin dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dilaksanakan melalui kerja sama dengan puskesmas dan Dinas Kesehatan.

“Alhamdulillah, dari pihak puskesmas kebetulan juga selalu rutin mengadakan pemeriksaan kesehatan dan cek kesehatan gratis yang dilakukan dari kerja sama Dinas Kesehatan dengan kita. Sampai sekarang berjalan dengan baik,” tutupnya. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646