0%
logo header
Jumat, 10 Mei 2024 01:06

Satwa Endemik di Merauke Papua Selatan Dilepasliarkan ke Habitatnya

M. Imran Syam
Editor : M. Imran Syam
Pelepasliaran Ikan Arwana Irian di Sungai Kaliwanggo, Kabupaten Merauke. (Foto: Karantina PPS)
Pelepasliaran Ikan Arwana Irian di Sungai Kaliwanggo, Kabupaten Merauke. (Foto: Karantina PPS)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MERAUKE — Puluhan ekor satwa endemik (satwa asli) Kabupaten Merauke Papua Selatan dilepasliarkan ke habitatnya di alam bebas.

Pelepasliaran itu dilakukan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah I Merauke bekerja sama dengan Karantina Provinsi Papua Selatan bertempat di Taman Nasional Wasur (TMW) Merauke, Rabu (8/5/2024).

Satwa yang dilepasliarkan adalah hewan endemik (asli) yang berada dan hidup di wilayah Kabupaten Merauke. Satwa endemik berhasil digagalkan penyeludupannya ke daerah lain oleh petugas Karantina Papua Selatan di Bandara Mopah, Merauke beberapa waktu lalu.

Baca Juga : Lepas Jemaah Calon Haji Merauke, Bupati Romanus: Jaga Kesehatan di Tanah Suci

Kepala Bidang KSDA Wilayah I Merauke, BBKSDA Papua Irwan Efendi menjelaskan, pelepasliaran sejumlah satwa endemik bertujuan menjaga kelestarian sumber daya alam Papua.

“Satwa endemik adalah hewan khas yang secara alami hidup atau berada di wilayah tertentu. Pendek kata, fauna endemik Indonesia dapat diartikan sebagai hewan asli dari Indonesia,” jelas Irwan Efendi, Kamis (09/05/2024).

Dokter Hewan Karantina Papua Selatan, Haris Prayitno menyebutkan total 24 ekor satwa yang dilepasliarkan terdiri dari 15 ekor kadal soa payung, 8 ekor biawak coklat, dan 1 ekor buaya.

Baca Juga : Lantik 66 Pandis, Ketua Bawaslu Merauke: Pengawas Pemilu Harus Bekerja Jujur

“Satwa yang dilepasliarkan ke alam bebas sudah menjalani serangkaian tindakan karantina dan tahapan habituasi. Satwa-satwa tersebut dipastikan dalam keadaan sehat dan dapat beradaptasi dengan kondisi alamnya di hutan,” ungkap Haris Prayitno dalam rilisnya.

Di tempat berbeda, Loka Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (LPSDL) Sorong dan Karantina Papua Selatan melakukan restocking  (pengadaan kembali) 434 ekor ikan Arwana Irian hasil pemanfaatan dan peredaran kuota tahun 2023 di Sungai Kaliwanggo, Kampung Erambu, Merauke.

“Pelepasliaran ikan Arwana Irian ini untuk menambah populasi ikan lokal di Kabupaten Merauke, sehingga kondisinya tetap terjaga di alam” ungkap Tohirin selaku Ketua Tim Karantina Ikan Papua Selatan.

Baca Juga : Ratusan Alsintan Bantuan Kementan Tiba di Merauke, Dihantar KRI Soeharso 990

Kepala Karantina Papua Selatan, Cahyono mengatakan kegiatan pelepasliaran satwa endemik dan ikan Arwana Irian (ikan lokal Merauke) adalah bukti sinergitas di lapangan berjalan dengan baik.

“Karantina akan terus memperketat pengawasan di pintu masuk dan keluar serta memperkuat sistem yang selama ini sudah dibangun. Karantina Papua Selatan senantiasa mendukung kelestarian alam yang ada di Merauke,” tegas Cahyono. (*)

Penulis : Hendrik Resi
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646