0%
logo header
Minggu, 29 Maret 2026 12:59

Sinergi Pemkab Gowa dan ICATT Indonesia Dorong Buta Aksara Alquran

Chaerani
Editor : Chaerani
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang saat menghadiri Musyawarah Besar dan Halal Bihalal ICATT Indonesia, di Hotel UIN Makassar, kemarin. (Dok. Humas Gowa)
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang saat menghadiri Musyawarah Besar dan Halal Bihalal ICATT Indonesia, di Hotel UIN Makassar, kemarin. (Dok. Humas Gowa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang menilai bahwa pemerintah daerah perlu memperkuat kolaborasi dalam menekan buta aksara Alquran. Apalagi saat ini Pemerintah Kabupaten Gowa telah mengagas program Ayo Mengaji.

Sehingga program ini dinilai perlu makin diperkuat dengan melibatkan berbagai elemen strategis, termasuk cendekiawan hingga organisasi keagamaan.

“Di Kabupaten Gowa kami melaksanakan program Ayo Mengaji. Kami berkomitmen bahwa untuk menghasilkan SDM yang baik harus dimulai dengan pembiasaan diri mengaji bagi anak sebelum pembelajaran dimulai,” ungkapnya, saat menghadiri Musyawarah Besar dan Halal Bihalal ICATT Indonesia, di Hotel UIN Makassar, kemarin.

Baca Juga : OJK: Keamanan Siber di Industri Keuangan Digital Perlu Diperkuat

Ia mengungkapkan, program ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam menekan angka buta aksara Alquran sekaligus memperkuat karakter generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang cerdas secara intelektual dan spiritual.

“Kami mengajak ICATT untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan sumber daya manusia, khususnya dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak dan integritas yang kuat,” tambah Husniah Talenrang.

Selain itu, dirinya membuka peluang kolaborasi dalam peningkatan kualitas pendidikan melalui pelatihan, seminar, penguatan literasi ke-islaman, serta pembinaan generasi muda di Kabupaten Gowa.

Baca Juga : Semangat Kartini Mengalir dalam Aksi Nyata Srikandi PLN UID Sulselrabar

“Kami percaya bahwa kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan para cendekiawan akan menjadi kekuatan besar dalam membangun daerah yang maju, religius, dan berdaya saing,” jelasnya.

Sementara, Ketua Umum ICATT, Prof. Andi Aderus menyampaikan bahwa kesiapan organisasinya untuk mendukung program pemerintah, khususnya di bidang pendidikan dan pembinaan keagamaan.

“Kami siap bersinergi dan membantu program Pemerintah Kabupaten Gowa khususnya di bidang pendidikan, termasuk jika terdapat rencana pengembangan pesantren di wilayah tersebut maka tenaga pengajar itu bisa dari ICATT,” terangnya.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646