0%
logo header
Kamis, 06 Agustus 2026 14:27

Tanpa Bebani APBD, Parepare Raih 19 Kelas Pelatihan Vokasi dari APBN

Mulyadi Ma'ruf
Editor : Mulyadi Ma'ruf
Ket: Pelatihan Vokasi di Parepare
Ket: Pelatihan Vokasi di Parepare

REPUBLIKNEWS.CO.ID, PAREPARE – Di tengah keterbatasan kemampuan fiskal daerah, Pemerintah Kota Parepare kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Melalui Dinas Tenaga Kerja Kota Parepare, Pemerintah Kota berhasil memperoleh 19 kelas pelatihan vokasi yang seluruh pembiayaannya bersumber dari APBN Kementerian Ketenagakerjaan. Program tersebut memberikan kesempatan kepada 304 warga Kota Parepare untuk mengikuti pelatihan kompetensi secara gratis.

Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Parepare, La Ode Arwah Rahman, mengatakan capaian tersebut menjadi momentum penting karena merupakan peningkatan yang sangat signifikan dibanding beberapa tahun terakhir. “Alhamdulillah, tahun 2026 ini Pemerintah Kota Parepare kembali berhasil mendapatkan dukungan pelatihan dalam jumlah yang besar,” ujarnya.

Baca Juga : Pemkot Parepare Teken Kerja Sama dengan NSC, Bioskop Ditargetkan Rampung Tiga Bulan

Menurut La Ode, keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi dan komunikasi yang terus dibangun Pemerintah Kota Parepare di bawah kepemimpinan Wali Kota Parepare, Tasming Hamid dengan Kementerian Ketenagakerjaan dan berbagai Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas.

Pemerintah pusat sendiri terus mendorong pelaksanaan pelatihan vokasi berbasis kompetensi yang dibiayai APBN untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dan mendukung kesiapan kerja maupun kewirausahaan.

Program pelatihan yang diperoleh Kota Parepare terdiri atas dua skema, yakni Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) dan Tailor Made Training (TMT).

Baca Juga : Apel Gelar Pasukan Karhutla Digelar di Parepare, Sinergi TNI-Polri dan Pemkot Diperkuat

Untuk skema PBK yang dilaksanakan di UPTD Balai Latihan Kerja Kota Parepare, tersedia 11 kelas pada tujuh kejuruan, meliputi Computer Operator Assistant (COA), Menjahit dengan Mesin, Servis Sepeda Motor Sistem Injeksi, Desainer Grafis Muda, Las untuk Perusahaan, Teknisi AC Residensial, dan Pemasangan Instalasi Listrik Bangunan Sederhana.

Sementara itu, melalui skema Tailor Made Training (TMT), Kota Parepare memperoleh delapan kelas pelatihan yang meliputi Pembuatan Kue dan Roti bagi Penyandang Disabilitas, Pembuatan Kue dan Roti, Tata Rias Kecantikan, Barista, Konten Kreator, Smart Building (dua kelas), serta Pramu Saji.

La Ode menjelaskan bahwa skema TMT dirancang sebagai bagian dari penguatan Program Parepare Keren. Setelah memperoleh pembekalan kewirausahaan melalui Parepare Keren, para alumni diprioritaskan mengikuti pelatihan kompetensi teknis agar memiliki keterampilan yang sesuai dengan bidang usaha yang akan mereka kembangkan.

Baca Juga : Tasming Hamid dan Baznas Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Sumur Jodoh, Juhena Haru Menangis

“Jadi pembinaan tidak berhenti pada pelatihan kewirausahaan. Kami ingin para alumni Parepare Keren juga memiliki kompetensi teknis sehingga lebih siap membangun dan mengembangkan usahanya,” katanya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Parepare tidak hanya membangun kerja sama dengan BPVP Pangkep, tetapi juga telah memperluas kemitraan dengan BPVP Bantaeng dan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar. Kerja sama tersebut diperkuat melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh Wali Kota Parepare bersama kedua balai tersebut.

Sebagai tindak lanjut, Dinas Tenaga Kerja Kota Parepare tengah mengusulkan tambahan pelatihan kompetensi teknis bagi alumni Parepare Keren Tahap I Tahun 2026 untuk pelaksanaan batch berikutnya. Sebanyak 11 bidang pelatihan telah diusulkan sesuai hasil pemetaan minat peserta, antara lain desain grafis, menjahit, pengolahan hasil perikanan, pastry, barista, pengelasan, servis sepeda motor injeksi, servis handphone, digital content marketing, tata rias kecantikan, dan pembuatan makanan beku.

Baca Juga : Wali Kota Parepare Hadiri Tasyakuran Satu Tahun Kodaeral, Tegaskan Pentingnya Sinergi Jaga Kedaulatan Maritim

“Harapan kami, sinergi yang telah dibangun dengan BPVP Pangkep, BPVP Bantaeng, dan BBPVP Makassar terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat Parepare yang memperoleh pelatihan kompetensi secara gratis melalui pembiayaan APBN. Dengan demikian, semakin banyak pula tenaga kerja terampil dan wirausahawan baru yang lahir di Kota Parepare,” tutup La Ode.(*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646