Terjaring OTT Saat Peras Kepala Desa di Asahan, Dua Wartawan dan Satu Pengacara Lebaran di Penjara

0
Ist.

REPUBLIKNEWS.CO.ID, ASAHAN — Unit Tipikor Satreskrim Polres Asahan, Sumatera Utara, melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap 3 pelaku pemerasan Kepala Desa, pada Sabtu (01/05/2021) kemarin sekira pukul 12.30 Wib.

Informasi yang berhasil dihimpun, ketiga pelalu masing-masing berinisial JI (48) warga Medan yang berprofesi sebagai pengacara, GB (45) dan BM (41) yang berprofesi sebagai wartawan. Awalnya ketiga pelaku mengirimkan surat somasi tentang penggunaan Anggaran Dana Desa Tahun 2020 ke Kantor Desa Kecamatan Pulau Bandring, Asahan. Kemudian salah seorang pelaku menghubungi Kades Bunut Seberang, Misgianto dengan tujuan untuk bertemu dengan 10 kades lainnya dengan ancaman akan melanjutkan surat mereka ke pihak Kepolisian dan Kejaksaan. Agar temuan mereka tidak dilanjutkan, pelaku meminta uang sebesar Rp 10 juta, dan setelah negosiasi diambil kesepakatan para Kades memberikan Rp 3 juta sebagai uang DP dari Rp 10 juta yang di minta para pelaku.

Pertemuan dengan para pelaku akhirnya dilaporkan ke Unit Tipikor Satreskrim Polres Asahan, yang langsung mendatangi lokasi dan meringkus ketiga pelaku tanpa ada perlawanan serta mengamankan barang bukti ke Mapolres Asahan.

Kasat Reskrim Polres Asahan AKP M. Ramadani saat di konfirmasi via WhatsApp, Sabtu (01/05/2021) sekitar pukul 22.15 Wib membenarkan penangkapan seorang oknum pengacara dan dua oknum wartawan tersebut.

“Betul, ketiga pelaku masih menjalani pemeriksaan di ruangan Unit Tipikor Polres Asahan. Untuk selengkapnya nanti dikabari,” ujar AKP Ramadani. (Supri Agus)

Tinggalkan Balasan