0%
logo header
Jumat, 16 Februari 2024 13:40

Unilever Indonesia Bersama Kemenag RI Perkuat Peran Santri Peduli Lingkungan dan Berdaya

Chaerani
Editor : Chaerani
Gagas Program Pesantren Sehat Hijau Berdaya, PT Unilever Indonesia bersama Kementerian Agama RI dorong terciptanya generasi masa depan yang lebih sehat, peduli lingkungan, dan berdaya. (Dok. PT Unilever Indonesia)
Gagas Program Pesantren Sehat Hijau Berdaya, PT Unilever Indonesia bersama Kementerian Agama RI dorong terciptanya generasi masa depan yang lebih sehat, peduli lingkungan, dan berdaya. (Dok. PT Unilever Indonesia)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, JAKARTA — PT Unilever Indonesia kembali melanjutkan Program Pesantren Sehat Hijau Berdaya bersama Kementerian Agama Republik Indonesia yang digagas sejak 2020 lalu. Bahkan sebagai bentuk komitmennya, pada kelanjutan kerjasama kali ini pihaknya menargetkan jangkauan dua kali lipat dari tahun sebelumnya atau 2 juta santri di berbagai wilayah Indonesia.

Direktur dan Sekretaris Perusahaan Unilever Indonesia Nurdiana Darus mengatakan, Program Pesantren Sehat Hijau Berdaya bertujuan meningkatkan kualitas hidup para santri beserta seluruh komunitas pesantren melalui tiga pilar utama. Antara lain, Kebersihan dan Kesehatan, Nutrisi, dan Pengelolaan Lingkungan.

“Kami telah tumbuh bersama masyarakat Indonesia selama lebih dari 90 tahun. Salah satu komitmen kami adalah mendukung terciptanya generasi masa depan yang lebih sehat, peduli lingkungan, dan berdaya melalui berbagai kemitraan, termasuk tentunya dengan pemerintah dan institusi pendidikan,” katanya di sela-sela peresmian kelanjutan kolaborasi, di Pondok Pesantren Asshiddiqiyah, Jakarta, kemarin.

Baca Juga : Pertemuan Tertutup Andi Sudirman Sulaiman dan Taufan Pawe, Pengamat Sebut Bahas Paket Pilgub Sulsel

Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Agama RI, ⁠Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Plt. Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama RI, Komisaris Independen, dan jajaran Direksi Unilever Indonesia, Pengasuh Pondok Pesantren Asshiddiqiyah, serta lebih dari 1.200 santri.

Menurut Nurdiana, pesantren menjadi salah satu lembaga strategis dalam mewujudkan komitmen dari Unilever Indonesia yakni memperkuat peranan pesantren sebagai pusat bertumbuhnya agents of change yang mampu berkontribusi pada kemaslahatan umat dan kemajuan bangsa.

“Aapalagi di masa depan akan terlahir ribuan pesantren di berbagai wilayah nusantara. Hingga kini tercatat 4,85 juta santri atau kurang lebih 10 persen dari jumlah pelajar di Indonesia,” terangnya.

Baca Juga : Indah Putri Indriani Dukung Airlangga Hartarto Kembali Nakhodai Golkar

Ia menjelaskan, ketiga pilar utama Program Pesantren Sehat Hijau Berdaya tertuang dalam sejumlah sub-program. Pertama, Pilar Kebersihan dan Kesehatan, dari program ini mewujudkan Program Santri Bercahaya, Sehat, dan Percaya Diri (Santri Berseri) melalui edukasi peer-to-peer dan gerakan 21 hari untuk pembiasaan gaya hidup bersih dan sehat.

Ragam kegiatannya pun seperti, edukasi dan pelayanan kesehatan gigi dan mulut dalam Program Senyum Sehat Pepsodent, edukasi cuci tangan pakai sabun dan pemeriksaan kesehatan secara umum dalam Program Pesantren Sehat Lifebuoy, edukasi kebersihan tubuh bersama Citra dan Rexona, dan Edukasi kebersihan kulit wajah, kulit kepala, dan rambut bersama Glow and Lovely, Pond’s Men, Sunsilk, dan Clear.

Kedua, Pilar Nutrisi, dari program ini mewujudkan Program Royco Nutrimenu Pesantren dengan memberikan dukasi peer-to-peer dan gerakan 21 hari untuk pembiasaan menyajikan dan mengonsumsi makanan bergizi seimbang.

Baca Juga : NasDem, Gerindra dan Demokrat Jajaki Potensi Koalisi di Pilkada Serentak di Sulsel

“Dari sini kita memberikan program edukasi gizi seimbang sesuai panduan Isi Piringku dari Kementerian Kesehatan, dan inspirasi resep bergizi seimbang ala Royco Nutrimenu untuk Pesantren,” katanya.

Selanjutnya, ketiga, Progam Pilar Pengelolaan Lingkungan, di mana dari program ini mewujudkan Program Green Pesantren dengan memberikan edukasi peer-to-peer untuk mewujudkan lingkungan pesantren yang lebih hijau dan berkelanjutan. Dari kegiatan ini memfokuskan program pengelolaan sampah, berupa edukasi pemilahan sampah, dan penanganan limbah makanan untuk dikelola menjadi kebun. Hasil dari program ini dapat dikonsumsi guna melengkapi kebutuhan nutrisi
penghuni pesantren dalam program Royco Nutrimenu, disertai pengembangan Bank Sampah berbasis pesantren.

“Ada juga program Penatagunaan Air (Water Stewardship) untuk efisiensi dan daur ulang air di lingkungan pesantren,” katanya.

Baca Juga : NasDem Sulsel Tegaskan Yusran Lalogau Calon Tunggal di Pilkada Pangkep 2024

Lanjutnya, kerjasama tersebut diharapkan akan semakin memperkuat kolaborasi untuk mendukung pemberdayaan pesantren hingga lima tahun ke depan. Apalagi, kedepannya Program Pesantren Sehat Hijau Berdaya juga berfokus pada upaya pengembangan usaha dan ekonomi berbasis masyarakat melalui pelatihan kewirausahaan dan digitalisasi.

Sementara, guna mendorong kiprah para santri putri di tengah lingkungan pesantren maupun masyarakat, program ini turut mendukung pemberdayaan perempuan melalui pelatihan upskilling yang bertujuan menajamkan berbagai keterampilan yang dibutuhkan untuk mengoptimalkan potensi diri.

”Alhamdulillah, hingga 2023 program ini telah menjangkau lebih dari 2.000 pesantren dan memberikan manfaat bagi lebih dari 1 juta santri/santri putri di 154 kota atau kabupaten di Indonesia. Berangkat dari pencapaian ini, di 2024 kami menargetkan untuk memperluas manfaat hingga secara total menjangkau 2 juta santri,” harapnya,

Baca Juga : NasDem Sulsel Tegaskan Yusran Lalogau Calon Tunggal di Pilkada Pangkep 2024

Keseluruhan inisiatif dalam Program Pesantren Sehat Hijau Berdaya dipersembahkan oleh sederetan brand Unilever Indonesia seperti: Lifebuoy, Pepsodent, Royco, Citra, Sunsilk, Clear, Glow & Lovely, Pond’s Men, Rexona, hingga Wall’s.

Selain peresmian kerja sama, pada kesempatan tersebut juga dilakukan kegiatan pemeriksaan dan konsultasi kesehatan, pemeriksaan gigi dan mulut, booth edukasi mengenai perawatan diri dan gizi seimbang, hingga penyerahan dukungan berupa produk kebersihan dan kesehatan, bantuan dana pendidikan untuk Duta Santri, serta alat penunjang pendidikan untuk pesantren.

“Insya Allah program ini dapat senantiasa menjadi salah satu perwujudan dari komitmen Unilever Indonesia untuk saling bersinergi melahirkan berbagai bentuk kebaikan bersama semua pihak.
Khususnya dalam membantu melahirkan generasi masa depan yang bertaqwa, berkualitas
dan bermartabat yang Insya Allah akan menjadi pelopor perubahan bagi masa depan yang
lebih baik,” tutup Nurdiana.

Baca Juga : NasDem Sulsel Tegaskan Yusran Lalogau Calon Tunggal di Pilkada Pangkep 2024

Sementara, Wakil Menteri Agama Republik Indonesia KH. Saiful Rahmat Dasuki mengungkapkan, pesantren secara konsisten telah mendidik jutaan santri hingga ke pelosok negeri dan melahirkan para ulama dan kyai yang memiliki kedalaman ilmu agama yang mumpuni. Sebagai lembaga pendidikan Islam, pesantren memegang peran penting dalam membentuk karakter dan akhlak generasi muda, yang mencakup aspek kesejahteraan fisik, emosional, sosial, dan intelektual mereka.

Dalam era modern ini, kita menyadari perlunya penyesuaian dan inovasi untuk menjadikan pesantren sebagai tempat yang tidak hanya menawarkan pendidikan agama, tetapi juga lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak-anak secara holistik.

“Semoga kerjasama ini bisa memberikan penguatan dan peningkatan kesadaran tentang kesehatan, menjaga lingkungan yang bersih, serta menanamkan semangat enterpreneurship kepada segenap pesantren yang ada di Indonesia,” terangnya.

Baca Juga : NasDem Sulsel Tegaskan Yusran Lalogau Calon Tunggal di Pilkada Pangkep 2024

Di tempat yang sama, Pengasuh Pondok Pesantren Asshiddiqiyah, K.H. Ahmad Mahrus Iskandar menyampaikan terima kasihnya kepada Kementerian Agama dan Unilever Indonesia yang memberikan tempat kepada para santri, sehingga menjadi lebih sehat akalnya dan kuat badannya.

“Insya Allah santri Ashidiqqiyah akan terus baik dan menggema dalam memberikan kreativitas dan inovasi kepada Indonesia. Karena program ini merupakan kelanjutan hubungan baik dengan pondok pesantren, kami berharap program ini dapat terus memberikan manfaat, dan melahirkan para santri yang kuat lahir dan batinnya, mampu berinovasi, berkreativitas, membanggakan agama, keluarga, dan negara,” harapnya.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646