REPUBLIKNEWS.CO.ID, SOPPENG — Roadshow edukasi cinta, bangga dan paham Rupiah dibuka oleh Wakil Bupati Soppeng Lutfi Halide, di Aula Gabungan Dinas Kabupaten Soppeng, Kamis (08/07/2021).
Dalam sambutannya, Wabup Soppeng menyampaikan bahwa ditengah Pandemi Covid-19, Pemulihan Ekonomi dan Penanganan Kesehatan merupakan suatu pilihan yang sulit bagi Rakyat.
“Kondisi Pandemi covid-19 saat ini diharapkan transaksi Elektronik menjadi salah satu cara untuk mencegah penularan Covid-19,” ungkap Lutfi Halide.
Baca Juga : OJK Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lewat Integritas dan Manajemen Risiko Sektor Keuangan
Disamping itu, Mantan Kadis Pertanian Provinsi Sulsel ini mengimbau masyarakat untuk tetap mencintai Rupiah sebagai alat transaksi karena dinilai Rupiah merupakan identitas asli Bangsa Indonesia.
“Mari menjaga martabat dan kedaulatan NKRI,” ajak Lutfi Halide.
Begitu pula mengharapkan kepada yang hadir agar mensosialisasikan kepada masyarakat Kabupaten Soppeng untuk cinta Rupiah dengan cara Bangga dan Setia menggunakannya.
Baca Juga : OJK Bersama Komdigi dan Industri Perbankan Perkuat Pemberantasan Scam dan Judol
“Kita selalu menjaga dan merawat dengan baik serta mengenal ciri-ciri Rupiah,” katanya.
“Mencintai Rupiah berarti mencintai Indonesia, menjaga Rupiah berarti menjaga kedaulatan Rakyat,” katanya lagi.
Sementara, Asisten Direktur Kantor perwakilan BI Sulsel, Devi Ika Puspitasari mengatakan bahwa acara Cinta, Bangga dan Paham Rupiah bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta pada diri masyarakat, karena dengan cinta kita mempunyai keinginan untuk merawat Rupiah.
Baca Juga : 90 Siswa-siswi Dari Gowa akan Belajar di Sekolah Rakyat Terpadu
“Rupiah merupakan lambang kedaualan Bangsa, Rupiah simbol Negara, Identitas Bangsa dan menjadikan Rupiah sebagai alat pembayaran yang sah di NKRI,” sebut Devi Ika Puspitasari.
“Terima kasih untuk Wabup Soppeng dan jajarannya, semoga sosialisasi ini dapat menumbuhkan kecintaan, kebanggaan dan pemahaman terhadap Rupiah,” katanya lagi. (Yusuf)
