REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Legislator Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Edward Wijaya Horas menemui konstituennya di Jalan Lure, Kelurahan Barana, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, Selasa (17/2/2026).
Agendanya, kegiatan reses dan temu konstituen untuk Masa Persidangan Kedua Tahun Sidang 2025-2026. Puluhan konstituen menyambut kedatangan Edward Horas di lokasi yang menjadi titik kedua dalam pelaksanaan reses kali ini.
Momen itupula dimanfaatkan oleh warga setempat untuk mencurahkan aspirasi dan keluhannya. Edward Horas diharapkan mampu menjadi jembatan mereka untuk memfasilitasi keluhan tersebut kepada para pengambil kebijakan.
Baca Juga : Jadi Polresta Gowa, DM Harap Institusi Kepolisian Makin Presisi dan Profesional
Secara umum, dihadapan Edward Horas warga Kelurahan Barana mengeluhkan masalah pasokan air bersih dari PDAM yang sering mengalami kendala. Mereka menyebut air PDAM kadang tidak mengalir selama beberapa hari sehingga menyebabkan warga kekurangan air bersih.
“Masyarakat disini kadang kekurangan air bersih akibat air PDAM yang tidak mengalir. Sudah lama hal itu menjadi keluhan utama warga,” kata salah seorang tokoh masyarakat setempat.
Selain itu, mereka juga meminta difasilitasi pelatihan usaha, khususnya bagi para pelaku UMKM. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam merintis usaha demi meningkatkan taraf perekonomiannya.
Baca Juga : Penanganan Scam Dari OJK Dapat Pengakuan Internasional
Mendengar keluhan warga tersebut, Edward Horas menjelaskan bahwa semua keluhan itu akan menjadi prioritas untuk diusulkan penanganan dan pembenahannya.
“Semua masukan dan aspirasi yang masuk saya tampung untuk kemudian saya teruskan ke pihak terkait. Terutama persoalan air bersih yang notabene merupakan kebutuhan pokok masyarakat,” tegas Edward Horas.
Sekretaris Komisi A DPRD Sulsel itu berharap pihak terkait dapat segera menangani keluhan dan aspirasi warga tersebut. Gerak cepat tentu dibutuhkan demi maksimalnya pelayanan terhadap masyarakat.
Baca Juga : Luncurkan Optimalisasi SLIK, OJK Dukung Pembiayaan UMKM dan Program 3 Juta Rumah
“Kedepannya, saya berharap tidak ada lagi keluhan warga terkait kurangnya pasokan air bersih dan keluhan yang lainnya,” tutup Edward Horas. (*)
