0%
logo header
Selasa, 16 Februari 2021 09:43

Aktif di Kegiatan Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor, BKKBN Berikan Penghargaan ke Lies F Nurdin

Kepala BKKBN Sulsel Andi Rita Mariani, menyerahkan piagam penghargaan kepada istri Gubernur sulsel Lies F Nurdin yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, di Rujab Gubernur, Selasa (16/02/2021).
Kepala BKKBN Sulsel Andi Rita Mariani, menyerahkan piagam penghargaan kepada istri Gubernur sulsel Lies F Nurdin yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, di Rujab Gubernur, Selasa (16/02/2021).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel Andi Rita Mariani, menyerahkan piagam penghargaan  kepada istri Gubernur sulsel Lies F Nurdin yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel atas partisipasinya dalam kegiatan pelayanan KB serentak sejuta akseptor di Rujab Gubernur, Selasa (16/02/2021).

Lies F Nurdin mengatakan sebagai Ketua TP PKK siap mendukung program BKKBN terutama dalam menekan angka stunting dan pernikahan anak.

“Kami siap menjadi partner, apalagi banyak program yang akan dilaksanakan tahun 2021 ini. Terutama bagaimana menekan angka stunting, hingga bagaimana menekan pernikahan anak,” ungkapnya.

Baca Juga : BI Sulsel Beri Dukungan Pengembangan Destinasi Wisata Ramah Muslim

Ia juga berharap kerjasama dengan kementerian agama dengan melibatkan penceramah.

“Kalau bisa, kita bekerjasama dengan Kementerian Agama, melibatkan penceramah yang sampai ke desa-desa, sampai ke telinganya anak-anak muda, dan orangtua. Saya juga minta tolong kalau bisa buat video singkat, untuk disosialisasikan ke kabupaten kota,” harapnya.

Menurutnya,banyak pernikahan anak kadang anak tidak mau, orangtua yang mau. Begitu juga sebaliknya.”Kita banyak yang lakukan pernikahan anak. Seperti Maros, Bone, hingga Gowa. Soal pernikahan anak ini, kadang anak tidak mau, orangtua yang mau. Begitu juga sebaliknya,” jelasnya.

Baca Juga : PLN Berhasil Pacu Produktivitas Panen KWT Wulasi Mandiri di Malili Tumbuh Berlipat

Lies meminta agar pola sosialisasi di rumah sehingga sampai ke orang tua.

“Sosialisasi ke orangtua juga harus sampai. Bikin video singkat. Pemainnya yang dikenal supaya masyarakat mau dengar. Temanya pernikahan anak. Sekarang kan aturannya, 21 untuk perempuan, 25 untuk laki-laki,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel Andi Rita Mariani menyampaikan terkait program pembangunan keluarga, pengendalian kependudukan, dan keluarga berencana. Ke depan, ada berbagai program yang dilakukan BKKBN, yang terintegrasi dengan program yang dilakukan TP PKK. Antara lain, bina keluarga balita, bina keluarga remaja, dan bina keluarga lansia. 

Baca Juga : OJK Komitmen Perkuat Budaya Menabung Bagi Generasi Muda

“Saya minta ke beliau, untuk menjadi Bunda Genre (Generasi Berencana) Sulsel. Ke depan, kita akan terus bersinergi, karena mitra terdekat kami adalah TP PKK,”ungkapnya.

Ia juga Mengaku pada bulan april mendatang akan dilakukan pendataan keluarga serentak diseluruh indonesia,Dan meminta dukungan Ketua TP PKK sulsel.

“Saya mohon ijin, untuk yang pertama didata adalah keluarga Bapak Gubernur,”harapnya.

Baca Juga : Kapal Kemanusiaan KALLA Bawa Relawan dan Bantuan Bagi Korban Gempa NTT yang Belum Terjangkau

Pada kesempatan itu Andi Rita Mariani mengatakan pada tahun 2021 ini, BKKBN adalah koordinator dalam percepatan penurunan stunting. 

“Salah satu mitra terdekat BKKBN dalam percepatan penurunan stunting adalah Tim Penggerak PKK,”pungkasnya. (Rizal)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646