REPUBLIKNEWS.CO.ID, BONE — Muhammad Alif Maulana Bin Amiruddin, bocah laki-laki SD berusia 10 tahun ditemukan tak bernyawa. Kematiannya ini diduga menjadi korban pembunuhan.
Informasi yang berhasil dihimpun, mayat Alif pertamakali ditemukan oleh warga terbaring di atas jembatan saluran irigasi sawah, Dusun Cinnong, Desa Sappewalie, Kecamatan Ulaweng, Kabupaten Bone, pada Minggu (19/05/2019) kemarin.
“Waktu saya temukan sempat saya kaget karena anak itu terbaring melintang diatas jembatan irigasi sawah. Setelah melihat langsung saya dekati saya caba bangunkan dia tidak bergerak ternyata korban sudah tidak bernyawa,” ungkap Hartono, warga yang pertama menemukan korban.
Baca Juga : 2.169 Pelapor Akses SLIK, OJK Dukung Layanan untuk Penyaluran Kredit Masyarakat
Sementara berdasarkan hasil keterangan Kepolisian Sektor Ulaweng, sebelumnya korban berpamitan kepada orang tuanya untuk berbuka puasa di Masjid di dekat rumahnya, namun hingga salat Tarwih usai korban tak kunjung kembali ke rumah.
“Amiruddin, bapak korban yang panik akhirnya melakukan pencarian dibantu warga sekitar. Namun nahas, korban ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa,” kata Kapolsek Ulaweng, Iptu Andi Muh Takdir.
Menurutnya, berdasarkan hasil identifikasi terhadap korban ditemukan luka memar pada tubuh korban.
Baca Juga : Jadi Polresta Gowa, DM Harap Institusi Kepolisian Makin Presisi dan Profesional
“Terdapat beberapa luka memar di tubuh korban, tepatnya pada bagian dahi dan pelipis, serta luka lecet serta hidung mengeluarkan darah,” paparnya.
Kuat dugaan lanjut Muh Takdir, korban meninggal karena dibunuh, sehingga pihaknya melakukan penyelidikan lebih mendalam terhadap kasus tersebut.
“Berdasarkan informasi dari keluarga, orang yang ditemani korban terakhir kali adalah SN, ini sementara kami dalami, untuk sementara hanya itu yang bisa kami kasi keterangan,” kuncinya.
Baca Juga : Penanganan Scam Dari OJK Dapat Pengakuan Internasional
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih mencari keberadaan pelaku, sementara pihak keluarga korban belum berhasil dimintai keterangan terkait tewasnya anaknya yang diduga dibunuh.
(Sahulatua)
