0%
logo header
Selasa, 19 Oktober 2021 13:18

Bupati Andi Seto Berikan Tambahan Insentif untuk Nakes yang Bekerja di Daerah Terpencil Sinjai

Rizal
Editor : Rizal
Bupati Sinjai, Andi Seto Ghaditsa Asapa.
Bupati Sinjai, Andi Seto Ghaditsa Asapa.

REPUBLIKNEWS.CO.ID, SINJAI — Pemerintah Kabupaten Sinjai memberikan perhatian khusus bagi tenaga kesehatan medis maupun non medis yang bertugas di daerah terpencil. Mereka diberikan tambahan insentif diluar dari gaji pokok.

Sekretaris Dinas Kesehatan Sinjai, drg. Farina Irfani menjelaskan, para nakes yang mendapat tambahan insentif adalah mereka yang bertugas di fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat kategori terpencil, seperti di Puskesmas Tenggalembang, Biji Nangka, Pulau Sembilan, Manipi dan Puskesmas Borong.

“Hingga tahun anggaran 2021 kita masih menganggarkan insentif bagi nakes yang bertugas di daerah terpencil. Besarannya itu untuk tenaga medis sebesar Rp1,5 juta dan tenaga non medis itu Rp350 ribu,” ucapnya, Selasa (19/10/2021).

Baca Juga : Tembus ke Pelatnas Bulutangkis, Reza dan Sofy Harumkan Nama Sulsel

Pemberian tambahan insentif bagi tenaga medis kata Farina yang jumlahnya 10 orang dan 118 untuk non medis merupakan perwujudan visi misi Pemda Sinjai dibawah kepemimpinan Bupati Andi Seto Asapa.

“Salah satu perwujudan visi misi Pemda Kabupaten Sinjai yakni ingin meningkatkan fasilitas pelayanan publik khususnya dibidang kesehatan. Salah satunya tentu bagaimana standar pelayanan itu bisa dilaksanakan dengan baik,” ungkapnya.

Insentif jelas Irfani, merupakan penghargaan bagi nakes. Sebab, banyak tantangan yang dialami para nakes untuk bisa mencapai puskesmas di daerah terpencil.

Baca Juga : Jokowi Dijadwalkan Hadiri Peringatan HPN di Sultra, LLKS PMII Sultra Bakal Suarakan Masalah Lingkungan

“Kita menginginkan agar seluruh masyarakat memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan yang berkualitas. Maka dari itu kita memberikan atensi dan penghargaan oleh Pemda melalui tambahan penghasilan bagi Nakes di wilayah terpencil,” bebernya.

Oleh karenya, dokter Arin berharap para tenaga medis dan non medis yang bertugas di daerah terpencil biasa melaksanakan pelayanan kesehatan sesuai standar.

“Memang kita memiliki komitmen bahwa pelayanan kesehatan bisa diakses oleh semua masyarakat setiap waktu. Walaupun di tempat jauh akan tetapi bisa memberikan pelayanan kegawatdaruratan hingga 24 jam,” kuncinya.

Baca Juga : Melaporkan Korupsi Bukan Berdasar Asumsi

Terpisah, Bupati Sinjai Andi Seto Asapa mengatakan, pemberian insentif tambahan ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi terhadap nakes yang rela bertugas di daerah terpencil. Apalagi, resiko yang mereka hadapi besar.

“Meskipun nilainya belum seberapa tetapi tambahan insentif ini sebagai bentuk apresiasi kami kepada para nakes yang rela bertugas di wilayah terpencil, resikonya besar, butuh perjuangan,” tuturnya. (Asrianto)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 852-9999-3998