0%
logo header
Jumat, 06 November 2026 10:41

Bupati Tana Toraja Buka Pelatihan Desa Siaga Bencana, PLN dan GPPN Perkuat Kesiapsiagaan Warga Mengkendek

Rizal
Editor : Rizal
SRM Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Sulselrabar, Fazli Arrazaq menyerahkan simbolis bantuan PLN ke Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg. (Foto: Istimewa)
SRM Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Sulselrabar, Fazli Arrazaq menyerahkan simbolis bantuan PLN ke Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg. (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, TANA TORAJA – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) bersama Pemerintah Kabupaten Tana Toraja dan GPPN Tana Toraja menggelar Program Desa Siaga Bencana di Kelurahan Mengkendek, Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja, pada 30-31 Oktober 2026. Sebanyak 120 peserta mengikuti rangkaian pelatihan dan kegiatan kesiapsiagaan tersebut.

Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg, menghadiri kegiatan sekaligus membuka pelatihan kesiapsiagaan bencana. Bupati juga melepas Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk mendukung penyaluran bantuan kepada masyarakat di wilayah sasaran.

“Kesiapsiagaan bencana perlu dibangun bersama dan dimulai dari masyarakat. Kami mengapresiasi dukungan PLN, GPPN, BPBD, dan Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Wilayah Sulawesi dalam memberikan pembekalan serta sarana kepada warga Mengkendek. Kami berharap pengetahuan dan keterampilan ini terus diterapkan dan dibagikan kepada masyarakat,” ujar Zadrak Tombeg.

Baca Juga : Dorong Prinsip Sosialisme Islam untuk Ekonomi Berkeadilan, Deng Ical Tampung Masukan Lewat Diskusi

Program Desa Siaga Bencana bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengenali potensi bahaya, melakukan respons awal dengan aman, dan berkoordinasi saat keadaan darurat. Pelatihan ini juga memperkuat kesiapsiagaan warga menghadapi risiko kebakaran yang dapat meningkat pada musim kemarau.

Dalam pelatihan tersebut, PLN UID Sulselrabar menyampaikan materi keselamatan ketenagalistrikan dalam kondisi bencana dan keadaan darurat. BPBD Kabupaten Tana Toraja membawakan materi mitigasi dan kesiapsiagaan bencana, penanganan awal kebakaran, prosedur evakuasi, keselamatan masyarakat, serta koordinasi dalam kondisi darurat.

Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Wilayah Sulawesi memberikan materi pencegahan dan penanganan awal kebakaran hutan dan lahan berbasis masyarakat. GPPN Tana Toraja membahas peran relawan dan kepedulian sosial dalam membangun masyarakat tangguh bencana.

Baca Juga : OJK Pertegas Komitmen Pemerintah Perkuat Industri Asuransi dan Dana Pensiun di Forum Internasional

Selain menerima pembekalan, peserta mengikuti praktik dan simulasi tanggap darurat. Kegiatan ini mendorong penguatan Tim Tanggap Darurat berbasis masyarakat dan peningkatan koordinasi dengan pemerintah serta instansi terkait.

Program juga mendorong kesiapsiagaan yang memperhatikan kebutuhan kelompok rentan, termasuk perempuan, anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas.

Sebagai dukungan bagi kesiapsiagaan dan kebutuhan masyarakat, PLN bersama para pihak menyalurkan tujuh tandon air ke sejumlah titik di wilayah program. Kegiatan sosial juga mencakup distribusi air bersih serta penyaluran 100 paket sembako.

Baca Juga : Bantuan Pendidikan YBM PLN UIP Sasar Belasan Mahasiswa Unismuh Makassar

Di kesempatan berbeda, General Manager PLN UID Sulselrabar, Didik Wicaksono, menyampaikan bahwa penguatan kesiapsiagaan masyarakat memerlukan dukungan pengetahuan, sarana, dan kerja sama lintas pihak.

“Melalui Program Desa Siaga Bencana, PLN mendukung penguatan kapasitas masyarakat sekaligus penyediaan sarana kesiapsiagaan. Kami berharap Tim Tanggap Darurat dapat terus berkoordinasi dengan pemerintah dan pihak terkait, serta menjaga agar sarana yang diberikan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan,” kata Didik.

Program Desa Siaga Bencana merupakan bagian dari komitmen PLN melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk mendukung ketangguhan masyarakat. Edukasi, latihan, dan pemeliharaan sarana diharapkan dapat dilanjutkan secara berkala agar kesiapsiagaan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Mengkendek.

Baca Juga : Usung Kualitas dan Layanan Nomor Satu, ASUS Perkenalkan Ragam Laptop dengan Inovasi Terbaik 2026 di Makassar

Kegiatan ini melibatkan PLN UID Sulselrabar, Pemerintah Kabupaten Tana Toraja, BPBD Kabupaten Tana Toraja, Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Wilayah Sulawesi, GPPN Tana Toraja, serta masyarakat setempat.

Kolaborasi tersebut diharapkan memperkuat koordinasi dalam mitigasi dan penanganan bencana serta mendorong kesiapsiagaan yang inklusif dan berkelanjutan. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646