REPUBLIKNEWS.CO.ID, LOMBOK – Ajang MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia telah usai, Minggu (20/3/2022) lalu. Namun pasca balapan di Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB itu menyisakan kemacetan dimana-mana.
Akses menuju bandara pun sangat padat. Pembalap Monster Energy Yamaha, Franco Morbidelli sampai harus ‘membajak’ motor polisi demi mengejar pesawat untuk terbang ke Italia.
Kejadian itu terjadi pada Senin (21/3/2022). Kemacetan dimana-mana membuat Morbidelli terancam tak bisa tepat waktu ke bandara sehingga bisa ketinggalan pesawat ke Italia.
Baca Juga : Berbekal Metode Belajar yang Modern, Siswa RHIS Jaga Asa Jadi Qori Internasional
Untungnya, ada seorang petugas polisi yang menjadi penyelamat Morbidelli. Polisi itu menawari Morbidelli tumpangan dengan sepeda motornya.
Morbidelli yang nampak mengenakan pakaian dan celana pendek berwarna hitam itu pun tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Ia berangkat menuju bandara dengan menumpang motor polisi.
Lucunya Morbidelli mengambil alih motor sehingga si polisi justru menjadi penumpang dibelakangnya. Aksi Franco Morbidelli tersebut diketahui dari unggahan seorang jurnalis MotoGP bernama Mat Oxley.
Baca Juga : Pekan Olahraga NIPAH 2026 Hadirkan Ekosistem Olahraga dan Semangat Keberlanjutan
Akhirnya, dikabarkan pembalap berusia 27 tahun itu berhasil sampai ke bandara sebelum penerbangan.
Diketahui, Franco Morbidelli dan para pembalap lainnya berada di Indonesia untuk melakoni seri kedua MotoGP, yakni Pertamina Grand Prix of Indonesia.
Pada balapan tersebut, Franco Morbidelli mampu menempati posisi ketujuh. Kini, ia berada di peringkat 10 klasemen sementara MotoGP 2022. (*)
