0%
logo header
Jumat, 09 Juni 2023 05:27

Festival Inovasi OMS, Panggung Kreativitas Kaum Disabilitas di Luwu Utara

Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani menyerahkan bantuan kepada salah satu disabilitas di Luwu Utara.
Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani menyerahkan bantuan kepada salah satu disabilitas di Luwu Utara.

REPUBLIKNEWS.CO.ID, LUWU UTARA — Ajang Festival Inovasi Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) yang digelar oleh Simpul Belajar La Maranginang bekerja sama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Utara mulai 25 Mei 2023 sampai 8 Juni 2023, sukses digelar.

Simpul Belajar La Maranginang adalah gabungan 16 OMS yang menjadi mitra pembangunan di Luwu Utara, seperti USAID, ICRAFT, STCI, RA, MARS, OLAM, Save The Children, JKPP, SLPP Tokalekaju, Perkumpulan WALLACEA, Jurnalis Warga, dan Fattayat NU.

Salah satu kegiatan yang menyita perhatian adalah SINOLE, yaitu Aksi Kepedulian Organisasi dan Kelompok Rentan Disabilitas. Di mana pada kegiatan ini, Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Luwu Utara, membagikan bunga kepada pengguna jalan, Kamis (8/6/2023), di jalan Trans Sulawesi depan Warkop Adira Masamba.

Baca Juga : Pilkada 2024, Golkar Lutra : Tidak Ada Pilihan Lain Selain Kader

Aksi ini mengundang simpati publik. Mengingat aksi ini dilakukan kaum disabilitas, dibantu OMS lainnya. Aksi ini dipimpin Ketua PPDI Luwu Utara, Makmur. Menariknya, Kepala DPMPTSP Alauddin Sukri dan Kepala Bank Sulselbar Luwu Utara Faisal Sukma, ikut dalam aksi tersebut.

“Kami, bersama PPDI Luwu Utara, membagikan bunga atau kembang dari OMS kepada para pengguna jalan, sebagai rangkaian Festival OMS yang puncaknya kita laksanakan hari ini,” kata Direktur Perkumpulan WALLACEA, Basri Andang, yang juga bagian dari pelaksana kegiatan.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Luwu Utara, Alauddin Sukri, yang juga ikut turun langsung ke jalan membangikan bunga kepada para pengguna jalan mengatakan bahwa dirinya seperti kembali bernostalgia tatkala masih menjadi mahasiswa puluhan tahun silam.

Baca Juga : SIDAK LUTRA Untuk Tata Kelola Keolahragaan Dan Perencanaan Prestasi Atlet Di Luwu Utara

“Ini seperti mengulang ‘mainan’ saya puluhan tahun yang lalu saat turun ke jalan, tetapi hari ini dengan suasana yang berbeda, dan tanpa TOA,” sebut Alauddin Sukri sembari tersenyum. Aksi kaum disabilitas tak berhenti sampai di situ. Kehadiran dua penyandang disabilitas binaan BAZNAS Luwu Utara juga menjadi pusat perhatian, yakni Tya dan Anggi.

Pasalnya, dua kaum difabel ini memiliki usaha masing-masing yang sudah mulai berkembang dengan baik. Tya dengan usaha pembuatan boneka mirip beberapa tokoh terkenal, salah satunya Bupati Luwu Utara. Sementara Anggi, dengan usaha menjahitnya.

Kedua penyandang disabilitas ini mendapatkan bantuan usaha dari BAZNAS Luwu Utara sebagai stimulus bagi kelompok mereka masing-masing. Bantuan ini diserahkan langsung Bupati Indah Putri Indriani, dan disaksikan Ketua BAZNAS Luwu Utara, Nuslah, S.Ag. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646