FKG Unhas Gelar Virtual Konferensi ICoBTD, Hadirkan Narasumber dari 8 Negara

  • Bagikan

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Hasanuddin, menyelenggarakan Konferensi Internasional bertajuk “The 5th International Conference on Biophysical Technology in Dentistry”. Konferensi ini mengusung tema “Optimizing Plants and Approaches in Pandemic Dental Treatment”. Kegiatan yang berlangsung berkat kerja sama dengan FKG Universitas Airlangga ini berlangsung mulai pukul 09.00 Wita secara virtual melalui aplikasi zoom meeting, Kamis (25/03/2021).

Kegiatan itu menghadirkan 14 narasumber dari 8 Negara, antara lain: Prof. Dr. Chandan Upadhaya, MDS (Kathmandu University, Nepal), Prof. Mark Tennant, BDSc., Ph.D., W.Aust., AFCHSE., FICD (University of Western, Australia), Prof. Lih-Jyh Fuh., DDS., Ph.D., F.I.C.D (China Medical University, Taiwan), Prof. Hong-Keun Hyun, DDS., MSD., Ph.D (Seoul National University, South Korea), Dr. Priyanka Sakhavalkar, BDS., MDS., M.Sc., (Alder Hey Children Hospital, Liverpool, United Kingdom), Dr. Ajay Bhoosreddy (University of Health Science, India) dan Prof. Junichi Asaumi, DDS., MDsc (Okayama University, Jepang).

Dekan FKG Unhas drg. Muhammad Ruslin, M.Kes., Ph.D., Sp.BM(K)., menyampaikan dalam sambutannya bahwa kegiatan ini hadir dengan tujuan menyediakan ruang pengembangan ilmu pengetahuan, memperluas jaringan, pengalaman serta mendiskusikan peran dan perkembangan ilmu kedokteran gigi.

Pada kesempatan yang sama Dekan FKG Unair Dr. drg. Agung Sosiawan, M.Kes., mengucapkan terima kasih atas kesempatan untuk terlibat dalam IcoBTD. Pandemi Covid-19 menjadi tantangan tersendiri dalam berbagai lini kehidupan, termasuk aktivitas para dokter gigi. Diperlukan komitmen untuk tetap meningkatkan pelayanan kesehatan era pandemi.

Kegiatan resmi dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi Unhas, Prof. dr. Muh. Nasrum Massi, Ph.D. Dalam sambutannya, beliau menuturkan bahwa Unhas selalu memberikan dukungan terhadap kegiatan yang mendorong berbagai langkah mencapai World Class University, termasuk salah satunya internasionalisasi.

Lebih lanjut, Prof. Nasrum menjelaskan Unhas berkomitmen meningkatkan kualitas dan reputasi, baik pada tingkat nasional maupun internasional. Hadirnya kegiatan seperti ini akan membuka jalan kolaborasi riset maupun publikasi dan jurnal Unhas, maupun peserta.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dioptimalkan. Saat ini, Unhas terus mengupayakan peningkatan kualitas dari berbagai aspek salah satunya reputasi internasional melalui WCU,” jelas Prof. Nasrum.

Usai pembukaan secara resmi, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dari narasumber yang terbagi kedalam beberapa sesi.

Sesi awal materi dibawakan oleh Prof. Dr. Chandan Upadhaya, MDS., (Departemen Oral and Maxillofacial Surgery Director, Kathmandu University School of Medical Sciences, Nepal) yang menjelaskan mengenai “Routine Oral and Maxillofacial Surgery and Its Complications for General Dental Practitioner – An Overview”. Beliau menggambarkan proses bedah mulut dan maksilofacial serta komplikasi yang mungkin terjadi.

Prof Chandan menjelaskan mengenai lingkup kerja ahli bedah mulut dan maksilofasial yang terdiri dari perawatan bedah kanker, pengangkatan tumor dan rekonstruksi. Juga dibahas tentang transfer jaringan bebas mikrovaskuler, pembedahan untuk cacat wajah kraniofasial dan koreksi kelainan bentuk wajah bawaan, operasi gigi termasuk implan, rahang, sendi temporomandibular, kelenjar ludah hingga pembedahan untuk meningkatkan estetika wajah.

ICoBTD dijadwalkan berlangsung hingga Sabtu (27/03) dengan pemaparan materi dari para narasumber. Untuk penyelenggaraan hari pertama akan berakhir pada pukul 15.00 Wita. (*)

  • Bagikan