REPUBLIKNEWS.CO.ID, KOTAWARINGIN TIMUR – Seekor anak bekantan yang ditemukan warga tengah tersesat, diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sampit, di Pos Manggala Agni Jalan Pinang 4, Sampit, Rabu (27/07/2022) sekitar pukul 11.00 Wib.
“Penyerahan dibantu dua orang personil Manggala Agni, anak bekantan ini berjenis kelamin jantan dengan kondisi mata ada kelainan, diduga kuat mengalami rabun atau katarak”, jelas Komandan BKSDA Pos Jaga Sampit Muriansyah.
Ia mengatakan, menurut Sumarno warga yang menyerahkan, anak bekantan tersebut ditemukan pada hari Selasa (26/07) sekitar pukul 16.00 Wib.
Baca Juga : Korupsi Parkir PPM Sampit, Mantan Kadishub Kotim Jadi Tahanan Kejaksaan
“Saat ia beserta keluarganya melintas di Jalan Trans Kalimantan dari Palangka Raya menuju Kota Sampit, di tepi jalan wilayah Desa Telangkah, Kabupaten Katingan, ia melihat seekor anak bekantan duduk di tepi jalan dengan posisi membelakangi jalan”, jelas Muriansyah.
Setelah menunggu sekitar 10 menit dan tidak melihat ada gelombolan bekantan atau induk bekantan, akhirnya ia mendekati bekantan tersebut.
“Setelah didekati, bekantan lari namun terlihat seperti kebingungan, setelah berhasil ditangkap dan diamati, ternyata mata bekantan seperti tidak melihat dengan keadaan sekitarnya”, lanjutnya.
Karena khawatir terjadi sesuatu dengan anak bekantan tersebut, tertabrak kendaraan atau diambil orang yang tidak bertanggung jawab, akhirnya anak bekantan dibawa ke Kota Sampit, dan keesokan harinya diserahkan ke Pos Manggala Agni.
Baca Juga : Laung Kuning Banjar DPC Kotim Gelar Pembubaran Panitia Milad Pertama
“Saat ini, anak bekantan diamankan di BKSDA Pos Sampit, direncanakan malam ini, anak bekantan ini bersama dengan 1 individu anak orangutan dan 1 ekor bayi bekantan akan dibawa ke Kantor SKW II di Pangkalan Bun untuk menjalani proses rehabilitasi”, tandas Muriansyah.
