0%
logo header
Rabu, 27 Oktober 2021 22:58

Komisi D DPRD Sulsel Minta Tiga OPD Percepat Realisasi Program

Rizal
Editor : Rizal
Suasana rapat evaluasi Komisi D DPRD Sulsel dengan OPD mitranya di Kantor DPRD Sulsel, Rabu (27/10/2021).
Suasana rapat evaluasi Komisi D DPRD Sulsel dengan OPD mitranya di Kantor DPRD Sulsel, Rabu (27/10/2021).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Komisi D Bidang Pembangunan DPRD Sulsel menggelar rapat evaluasi triwulan dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitranya, Rabu (27/10/2021). Bertempat di ruang rapat Komisi D Gedung Tower Kantor DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo.

Momen tersebut dimanfaatkan oleh Komisi D DPRD Sulsel untuk mengingatkan kepada tiga OPD agar mempercepat serapan anggarannya sebelum akhir Desember 2021. Ketiga OPD tersebut masing-masing Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, serta Biro Barang dan Jasa Pemprov Sulsel.

Wakil ketua Komisi D DPRD Sulsel, Fadriaty AS menjelaskan bahwa berdasarkan laporan tiga OPD tersebut, hingga triwulan ketiga ini serapan anggarannya masih sangat minim. Meski sudah ada beberapa program yang serapan anggarannya telah sesuai dengan harapan.

Baca Juga : Aklamasi, Andi Hendra Hidayat Ketua IKA SMA 6 Makassar Periode 2022-2026

Menurutnya, serapan anggaran untuk OPD yang masih minim tersebut yakni berada pada kisaran 47 sampai 50 persen. Sementara hingga triwulan ketiga ini seharusnya serapan anggaran sudah mencapai 75 persen.

“Alasan penyebab serapan anggaran rendah ini bermacam-macam. Ada karena anggaran parsial, ada recofusing, ada juga yang belum melaksanakan programnya karena menunggu APBD perubahan,” jelas Fadriaty.

Ia pun meminta sejumlah OPD yang masih minim serapan anggarannya untuk terus mempercepat realisasi programnya hingga mencapai target di akhir Desember 2021 mendatang.

Baca Juga : Yakin Golkar Solid, TP Optimis Airlangga Terpilih di Pilpres 2024

“Kita tidak mau ada lagi yang menyeberang ke tahun 2022. Makanya harus selesai di akhir Desember nanti. Kalaupun terpaksa ada program yang harus menyeberang, berarti kita harus lihat nanti apakah dibuatkan SK parsial atau bagaimana,” beber Fadriaty.

Meskipun demikian, ia memprediksi ada sejumlah program yang akan menyeberang ke tahun depan, terutama program fisik yang berskala besar. Sebab sisa waktu yang tersisa hanya dua bulan lagi tentu akan sulit untuk menyelesaikannya.

“Prediksi kami begitu. Tapi mereka semua (OPD) tadi cukup optimis menyelesaikan yang penting segera turun APBD perubahan. Semoga pekan depan sudah bisa berjalan,” demikian Fadriaty. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 852-9999-3998