0%
logo header
Kamis, 15 September 2022 18:35

Makassar Jadi Tempat Lokakarya dan Sertifikasi Kompetensi SDM PMI Bidang Kesehatan, Deng Ical: Sebuah Kehormatan

Asril Astian
Editor : Asril Astian
Ketua PMI Kota Makassar Syamsu Rizal (Deng Ical) memberikan sambutan saat menerima peserta Lokakarya dan Sertifikasi Kompetensi SDM PMI bidang kesehatan regional Indonesia Timur, di Markas PMI Kota Makassar, Jalan Kandea, Kamis (15/09/2022). (Istimewa)
Ketua PMI Kota Makassar Syamsu Rizal (Deng Ical) memberikan sambutan saat menerima peserta Lokakarya dan Sertifikasi Kompetensi SDM PMI bidang kesehatan regional Indonesia Timur, di Markas PMI Kota Makassar, Jalan Kandea, Kamis (15/09/2022). (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Badan Diklat PMI Pusat bekerja sama dengan LSP PMI dan dukungan dari ICRC menyelenggarakan Lokakarya dan Sertifikasi Kompetensi SDM PMI bidang kesehatan regional Indonesia Timur, yang bertempat di Markas PMI Kota Makassar, Jalan Kandea, Kamis (15/09/2022).

Sertifikasi ini tentang tugas PMI yaitu pembinaan relawan/SDM, pendidikan, pelatihan guna mendukung tersedianya personil PMI, relawan, staf dan pengurus yang kompoten dan profesional.

Hal tersebut dilakukan dalam rangka peningkatan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) PMI dalam melakukan pelayanan yang profesional kepada masyarakat baik situasi normal maupun bencana.

Baca Juga : Bentuk Tim 5, PKB Sulsel Siapkan Muscab 24 Daerah di Maret Hingga April 2026

Pengakuan kompetensi SDM PMI perlu diberikan melalui proses uji kompetensi teknis. Karna dengan adanya pengakuan melalui proses uji kompetensi teknis, maka SDM PMI semakin di percaya dalam melaksanakan pelayanan yang terbaik dan profesional.

Ketua PMI Makassar DR Syamsu Rizal MI, menyampaikan rasa hormat dan terimakasih karena telah memberikan kepercayaan kepada Makassar sebagai tempat uji kompetensi LSP PMI daerah Sulawesi Selatan dibawah naungan PMI pusat tentunya.

Baginya, ini menjadi sebuah kehormatan yang luar biasa, karena kepercayaan ini menjadi seperti kita mendapat suntikan stimulan sehingga ini dipacu terus.

Baca Juga : Jelang Ramadan, STIA Abdul Haris Makassar Bersama PMI Gelar Aksi Donor Darah

“Karena sering sering dapat stimulan, jadi kita seperti punya kompetitor. Jadi kita bersaing terus supaya bisa mendapatkan yang terbaik,” kata Deng Ical sapaan akrab Ketua PMI Makassar.

“Karakter orang Makassar itu kalau tidak ada saingannya itu susah untuk berkembang. Jadi kalau ada saingan atau kompetitornya bisa lebih berkembang,” lanjutnya.

Lebih lanjut, di zaman now saat ini kompetensi sudah menjadi sebuah keharusan, karena zaman sekarang ini zaman yang memang kompetensi itu menjadi sebuah standar utama bahkan dihampir semua lini, bukan hanya di pemerintahan bahkan di organisasi sosial pun juga kompetensi itu sudah menjadi ukuran untuk memberikan nilai tambah bagi seseorang.

Baca Juga : Dorong Reforma Agraria, Gerbang Tani Siap Kawal Pansus Konflik Agraria DPR

Bahkan, dibeberapa perusahaan juga sudah menjadikan beberapa kompetensi teknis sebagai bagian dari lifeskill itu untuk memberikan penilaian tambahan.

“Kalau di Pemarintahan sudah jamaah karena standar kompetensi itu akan menjadi ukuran untuk mendapatkan pendapatan tambahan. Artinya pergantian itu salah satu ukurannya adalah kompetensi,” tuturnya.

Sementara Kepala Badan Diklat PMI Pusat, Arifin Muh Hadi, mengapresiasi gerak cepat PMI Makassar yang terus berbenah diri untuk membangun sumber daya manusia (SDM) bidang kesehatan.

Baca Juga : Lantang Suarakan Pemusnahan Judi Online, Deng Ical Kembali Desak Komdigi Basmi Prostitusi Online

“Tentunya dengan adanya pelatihan dan sertifikasi ini, Makassar ini bisa menjadi kerangka acuan uji kompetensi dan sertifikasi di wilayah Sulawesi, bahkan Indonesia Timur,” ucap Arifin Muh Hadi.

Diketahui, pelaksanaan uji kompetensi dan lokakarya ini berlangsung selama tiga hari, 13 hingga 16 September 2022.

Peserta yang mengikuti ini berjumlah 15 orang, terdiri dari PMI Provinsi Papua, Papua Barat, NTT, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Selatan, Jawa Timur, Jawa Barat, Makassar, Bali dan Bogor. (*)

Penulis : Aswar (Staf PMI Kota Makassar)
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646