REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Proyek perbaikan Masjid 99 Kubah yang berlokasi di Kawasan Center Point of Indonesia (CPI) Makassar disorot. Meski telah dianggarkan sebesar Rp4,5 miliar pada 2025 lalu, namun tak menyelesaikan persoalan yang ada.
Hingga saat ini, Masjid 99 Kubah masih mengalami kebocoran. Persoalan ini cukup mengganggu para jemaah yang ingin beribadah.
Sorotan itu disampaikan oleh Ketua Komisi D DPRD Sulsel, Kadir Halid dalam rapat dengar pendapat bersama pihak terkait di Kantor Sementara DPRD Sulsel, Jalan AP Pettarani, Makassar, Rabu (4/3/2026). Ia bahkan cukup geram dengan kondisi tersebut mengingat anggaran rehabilitasi masjid tersebut tidaklah sedikit.
Baca Juga : OJK Tegaskan Debitur Pelaku Kejahatan Perbankan Bisa Dipidana
“Kami sendiri yang sering berjemaah di sana mendapati bahwa hingga hari ini kebocorannya justru semakin besar. Kondisinya semakin parah dan sekarang muncul banyak titik kebocoran baru,” tegas Kadir Halid.
Politisi Partai Golkar itu pun menyebut anggaran perbaikan yang digelontorkan tersebut sia-sia. Bukannya menyelesaikan masalah, malah semakin memperparah kondisi yang ada.
“Pada tahun 2025 terdapat anggaran sekitar Rp4,5 miliar (untuk rehabilitasi). Namun anggaran tersebut percuma, karena bukannya menghentikan kerusakan atau kebocoran, justru kebocoran semakin bertambah,” ujarnya.
Baca Juga : PLN UPP Sulsel Berbagi Santunan bagi Anak Panti di Momen Ramadan
“Keluhan dari para jemaah juga sangat banyak. Setelah saya melaksanakan salat Jumat di sana, banyak jemaah yang menyampaikan langsung keluhannya mengenai kondisi tersebut,” tambah Kadir Halid.
Atas kondisi tersebut, ia pun mengundang pihak kontraktor, konsultan, pengawas proyek, termasuk dinas terkait untuk membahas masalah itu.
“Saya juga sudah menyampaikan hal ini kepada dinas terkait agar menjadi perhatian serius, terutama terkait pekerjaan fisik dan fungsi pengawasan yang dinilai tidak jelas selama ini,” beber Kadir Halid.
Baca Juga : Pimpin Konsolidasi Kader di Takalar, Syaharuddin Alrif Targetkan NasDem Tambah Kursi di Dapil Sulsel I
Pasca rapat dengar pendapat tersebut, Komisi D DPRD Sulsel mengagendakan peninjauan langsung ke Masjid 99 Kubah dalam waktu dekat ini.
“Rekomendasinya, kami akan melakukan peninjauan langsung ke lokasi untuk melihat kondisi di lapangan. Anggaran Rp4,5 miliar sudah selesai digunakan, namun pengawasannya tidak berjalan dengan baik,” demikian Kadir Halid. (*)
