REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Anggota DPRD Sulsel dari Fraksi NasDem, Mizar Roem, mengusulkan pembangunan jalan tani dimasukkan dalam skema program Multi Years Project (MYP) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mulai 2027.
Usulan tersebut disampaikan dalam rapat paripurna penyampaian Jawaban Gubernur Sulsel atas Pandangan Umum Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 di kantor sementara DPRD Sulsel, Jalan AP Pettarani, Makassar, Rabu (1/7/2026).
Mizar yang juga merupakan Koordinator Badan Anggaran (Banggar) ini menilai program multiyears yang selama ini dijalankan Pemerintah Provinsi Sulsel telah memberikan dampak positif terhadap pembangunan daerah.
Baca Juga : Hikmah Sepakbola
Namun, menurutnya, sektor pertanian juga perlu memperoleh perhatian melalui pembangunan infrastruktur jalan tani secara berkelanjutan.
“Kalau sudah ada multiyears jalanan, multiyears irigasi, bahkan saya dengar ada multiyears penanganan perumahan kumuh, maka kami dari DPRD menyalurkan aspirasi masyarakat, boleh tidak pertanian juga masuk dalam program multiyears jalan tani,” ujar Mizar.
Ia menegaskan mayoritas masyarakat Sulawesi Selatan menggantungkan mata pencaharian pada sektor pertanian sehingga peningkatan infrastruktur pertanian dinilai akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Baca Juga : Dukung Semangat Belajar dan Usaha Keluarga Indonesia, PLN Hadirkan Diskon Tambah Daya 50 Persen
“Ekonomi pemerintah akan terlihat baik jika ekonomi masyarakat tumbuh. Sementara masyarakat kita mayoritas adalah petani. Kalau ekonomi petani tumbuh, maka ekonomi daerah juga akan ikut bertumbuh,” katanya.
Menurut Mizar, usulan tersebut merupakan aspirasi yang banyak disampaikan kelompok tani dan masyarakat di berbagai daerah.
Ia juga menilai kepemimpinan Gubernur Sulsel pada periode sebelumnya telah menunjukkan perhatian besar terhadap pembangunan desa dan sektor pertanian.
Baca Juga : Dosen Fakultas Hukum UMI Jadi Saksi Ahli dalam Perkara Kehutanan di PN Sengkang
Selain mengusulkan pembangunan jalan tani masuk dalam program multiyears, Mizar mengingatkan pentingnya percepatan penyusunan dokumen perencanaan tahun anggaran 2027.
Hal itu mengingat proses penyusunan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) telah memasuki tahap pembahasan.
“Saya mungkin tidak membahas 2024, 2025, atau 2026, tapi saya membahas 2027. Karena sekarang sudah bulan Juli, berarti sudah masuk tahapan KUA-PPAS. Mohon Pak Gubernur mengingatkan OPD dan TAPD agar dokumen diberikan kepada DPRD secepat mungkin, jangan sampai tiba masa pembahasan baru disampaikan,” tegasnya.
Baca Juga : Bapemperda DPRD Sulsel Konsultasikan Dua Ranperda di Kemendagri
Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi, didampingi Wakil Ketua DPRD Sulsel, Sufriadi Arif dan Fauzi Andi Wawo.
Hadir pula Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, Sekretaris Provinsi Sulsel Jufri Rahman, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD).
Mizar berharap usulan pembangunan jalan tani melalui skema multiyears dapat menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Sulsel dalam penyusunan program prioritas 2027 sebagai upaya memperkuat sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Sulawesi Selatan. (*)
