0%
logo header
Rabu, 30 Maret 2022 03:03

Musrenbang Tingkat Provinsi, Pemkab Luwu Timur Usul Peningkatan Akses Wilayah Terisolir

Asril Astian
Editor : Asril Astian
Bupati Luwu Timur, H. Budiman menghadiri acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2023.
Bupati Luwu Timur, H. Budiman menghadiri acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2023.

REPUBLIKNEWS.CO.ID, LUWU TIMUR- Bupati Luwu Timur, H. Budiman menghadiri acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2023 di Ballroom Phinisi 2 Claro Hotel, Makssar, Rabu (30/03/2022).

Acara yang yang bertema “Pemantapan Kesejahteraan Melalui Pembangunan Manusia Yang Produktif dan Berkarakter” diikuti oleh Pemerintah Kabupaten Kota se-Provinsi Sulawesi Selatan dan dibuka langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaeman.

Menandai dibukanya Musrenbang Penyusunan RKPD tersebut, Gubernur Sulsel didampingi Direktur Jenderal Bina Bangda Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI), Teguh Setiabudi dan Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Ina Kartika Sari menekan tombol layar dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara oleh Perwakilan peserta Musrenbang Tingkat Provinsi Sulsel.

Baca Juga : Bupati dan Wakil Bupati Kompak Hadiri Pembukaan Musorkab KONI Luwu Timur

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaeman dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan Musrenbang yang dilakukan pemerintah daerah merupakan agenda tahunan sebagai bagian dari proses tahapan dan mekanisme dalam menyusun dokumen perencanaan tahunan atau disebut dengan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.

Orang nomor satu di Provinsi Sulawesi Selatan ini juga meminta agar koordinasi dan sinergitas semakin ditingkatkan, baik dengan Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota sehingga apa yang direncanakan dapat tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Ketika kita tidak berkoordinasi dan bersinergitas Pemerintah Kabupaten/Kota, Pemerintah Provinsi dan dan Pemerintah Pusat biasanya agak berat,” kata Gubernur.

Baca Juga : Hasil Pengukuran IPKD Luwu Timur Dapat Nilai A dengan Kategori Baik

Musrenbang, Kata Gubernur, merupakan momentum menyatukan perencanaan program yang kuat, tempat untuk menyampaikan pokok-pokok serta masukan-masukan kepala daerah agar poin-poin penting disetiap wilayah yang bisa diteropong.

“Di musrenbang inilah tempatnya menyampaikan usulan program sejumlah prioritas pembangunan dan usulan prioritas tersebut untuk sama-sama kita kawal,” ujar Gubernur.

Diakhir sambutannya, Gubernur meminta kepada para Kepala daerah untuk mengecek dan memperhatikan kembali usulan program jangan sampai nantinya ada yang tertinggal.

Baca Juga : Pemkab Luwu Timur Gelar Sosialisasi Perbup Nomor 25 Tahun 2022 Tentang TP2GD

Sementara Bupati Luwu Timur, H. Budiman saat dimintai tanggapannya mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan salah satu langkah untuk mensingkronkan program provinsi maupun Kabupaten Kota khususnya di Kabupaten Luwu Timur.

Bupati menambahkan, melalui forum yang dilaksanakan, nantinya menyelaraskan program pembangunan daerah sesuai dengan instruksi Presiden Republik Indonesia. “Semoga apa yang telah diprogramkan oleh Pemerintah Provinsi Sulsel ini mampu meningkatkan perekonomian,” ujar Bupati.

Hadir mendampingi Bupati Luwu Timur, Ketua DPRD Luwu Timur, Aripin dan Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kabupaten Luwu Timur, Dohri As’ari.

Baca Juga : Masuk Wilayah Rawan Bencana, Pemkab Luwu Timur Gelar Workshop Rencana Kontijensi Gempa dan Pra Simulasi

Sebagai infomasi, pada Rakortek Renbang Provinsi Sulawesi Selatan yang digelar di Hotel Four Point By Sheraton Makassar pada tanggal 23 Maret 2022 lalu merekomendasikan usulan kegiatan Prioritas Kabupaten Luwu Timur sebanyak 23 usulan kegiatan yang telah divalidasi dengan nilai anggaran 83 Miliar lebih.

Adapun usulan kegiatan tersebut diantaranya meliputi Peningkatan akses wilayah terisolir pada ruas jalan kewenangan Provinsi di Dusun Landangi Kecamatan Nuha, Pembangunan Penerangan Jalan Tenaga Surya, Bantuan Alat dan Mesin Pertanian, Bantuan Benih dan sarana pasca panen perkebunan, Peningkatan Populasi Ternak, Peningkatan Sarana Prasarana Budidaya Laut, Penyediaan Sarana pengolahan diverfikasi/inovasi produk hasil perikanan serta Peningkatan Sarana Prasarana Destinasi Pariwisata. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646