0%
logo header
Jumat, 29 Maret 2019 13:49

Nurdin Abdullah Ajak Mahasiswa IAI As’Adiyah Sengkang Siapkan Diri Hadapi Era 4.0

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, membawakan kuliah umum di Institut Agama Islam As’Adiyah Sengkang, Kabupaten Wajo, Kamis (28/03/2019).
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, membawakan kuliah umum di Institut Agama Islam As’Adiyah Sengkang, Kabupaten Wajo, Kamis (28/03/2019).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, WAJO – Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengajak seluruh mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) As’Adiyah Sengkang, Kabupaten Wajo, agar menyiapkan diri untuk menghadapi era industri 4.0 yang menjadi tantangan bagi generasi muda bangsa ini.

“Adik-adik mahasiswa IAI As’Adiyah ini semua harus bisa menghadapi era digital, era industri 4.0,” ungkap Nurdin Abdullah, dalam kuliah umumnya, di Kabupaten Wajo, Kamis (28/03/2019) kemarin.

Menurutnya, dunia saat ini sudah dalam genggaman kita semua. Bisa dibayangkan kalau kita ingin mengetahui semua biografi seorang pejabat atau seorang perempuan bisa diketahui melalui lewat google.

Baca Juga : Andi Sudirman Perintahkan Dinsos-BPBD Sulsel Salurkan Bantuan Korban Banjir di Katimbang dan Manggala

“Kita memastikan saat ini dunia sudah dalam genggaman kita semua,” katanya.

Semua negara maju di dunia ini, lanjutnya, adalah menjadikan dunia kampus atau dunia pendidikan sebagai pusat mencetak generasi bangsa.

“Dapur saya itu ada di kampus, kenapa harus di kampus? Karena kampus yang mencetak semua generasi baru yang dibutuhkan daerah. Kenapa kita semua masih negara berkembang terus karena kita tidak menggunakan kampus sebagai dapur, negara maju lainnya bisa jadi negara maju karena menggunakan kampus sebagai dapurnya,” jelas mantan Bupati Bantaeng dua periode itu.

Baca Juga : Beredar Pamflet KLB PC PMII Baubau, Ketua Komsat PMII UMB: Itu Mengada-ngada

Tentunya, untuk menjadikan sebuah daerah yang maju seperti Kabupaten Wajo ini, harus bersinergi antara tiga elemen penting. Yakni pemerintah, dunia usaha dan dunia pendidikan.

“Kampus selalu mencetak alumni, tapi tidak ada lapangan kerja. Kenapa ini terjadi? Karena tidak ada kerjasama antara dunia usaha, pemerintah dan dunia pendidikan. Makanya tiga ini harus bersinergi supaya kita jadikan Wajo ini daerah yang maju, apalagi di tangan duo Amran ini,” pungkasnya. (rls)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 852-9999-3998