0%
logo header
Selasa, 02 Agustus 2022 15:34

Pangerang Rahim Jamin PTM Parepare Terapkan Prokes Ketat dan Vaksinasi Lengkap

Mulyadi Ma'ruf
Editor : Mulyadi Ma'ruf
Ket : Wakil Wali Kota Parepare, Pangerang Rahim (Istimewa)
Ket : Wakil Wali Kota Parepare, Pangerang Rahim (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, PAREPARE — Pemerintah Pusat kembali mengeluarkan Surat Edaran tentang diskresi atas pelaksanaan SKB 4 Menteri pada pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk satuan pendidikan di masa pandemi Covid-19.

Surat edaran yang telah diunggah di laman resmi Kemendikbudristek ini ditujukan kepada gubernur, bupati, dan walikota diseluruh Indonesia.

Surat edaran itu dikeluarkan dengan mempertimbangkan kondisi dan karakteristik penyebaran Covid-19 dan berdasarkan kesepakatan empat kementerian.

Baca Juga : Sambut Kunker Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi, Tasming Hamid Tegaskan Komitmen Parepare Percepat Penurunan Stunting

Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare merespons cepat surat edaran tersebut. Melalui Wakil Wali Kota Parepare, Pangerang Rahim menginstruksikan Disdikbud untuk memastikan pelaksanaan PTM 100% di Parepare, diikuti dengan protokol kesehatan ketat.

“Menindaklanjuti Surat Edaran Menteri, kami akan menginstruksikan Disdikbud Parepare untuk memastikan PTM di sekolah-sekolah berjalan dengan protokol kesehatan yang ketat,” katanya, Selasa (2/8/2022).

Pangerang juga menginstruksikan Dinas Pendidikan untuk berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan dalam menggencarkan vaksinasi Covid-19 untuk siswa SD dan SMP.

Baca Juga : Tasming Hamid Buka Pelatihan Service Excellent, Dorong RSUD Andi Makkasau Tingkatkan Mutu Pelayanan

“Kita instruksikan agar terus berkoordinasi dan kolaborasi menggencarkan vaksinasi Covid-19, untuk memastikan vaksin sudah lengkap,” tandasnya.

Seperti yang ketahui, Surat Edaran Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi No 7/2022 tentang Diskresi Pelaksanaan Keputusan Bersama 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) itu ditandatangani Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim pada 29 Juli 2022 lalu. (Adv)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646