0%
logo header
Kamis, 21 Februari 2019 02:12

Pelaku Penculikan Murid SD di Bone Berhasil Ditangkap Polisi

Pelaku Penculikan Murid SD di Bone Berhasil Ditangkap Polisi

REPUBLIKNEWS.CO.ID, BONE — Jajaran Kepolisian Resort Bone, melalui Satuan Reserse Mobile (Resmob), akhir berhasil menangkap pelaku penculikan bocah Andi Balqis Nur Azzahrah (9), warga Dusun Luppereng, Desa Cinennung, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone.

Dimana sebelumnya, murid SDN 198 Cinennung Kecamatan Cina itu dikabarkan diculik oleh Orang Tak Dikenal (OTK) di depan sekolahnya pada selasa,(19/02/19) sekitar pukul 07.00 Wita, kemarin.

Informasi yang berhasil dihimpun awak media dari petugas, pelaku penculikan terhadap bocah yang masih duduk dibangku kelas tiga SDN 198 Cinennung Kecamatan Cina itu, pelakunya bernama Ahmad Rais (26).

Baca Juga : H3RO Land Dream Battle, Tri Beri Kesempatan Gen Z Berkarier di Industri Gaming

Dia diamankan satuan reserse mobile (Resmob) polres Bone di sebuah Masjid di Desa Gareccing, Kecamatan Tonra, dini hari, Rabu (20/02/2019), sekira pukul 14.00 WITA, tampa melakukan perlawanan.

Kanit Resmob Polres Bone, Ipda Achmad Alfian, saat ditemui disela-sela penangkapan pelaku mengatakan, Ahmad Rais (26) warga keturunan jawa itu diamankan tidak sampai 1 x 24 jam, setelah pihaknya mendapat laporan dari orang tua korban.

“Tidak cukup sehari pelaku sebagai daftar pencarian orang (DPO) dengan kasus tindak pidana penculikan anak akhirnya berhasil kami tangkap disebuah mesjid yang berada diwilayah kecamatan Tonra Bone,” kata Ipda Achmad Alfian.

Baca Juga : Toyota Auto Show by Kalla Tawarkan Agya Limited Series, Angsuran Rp3 Juta

LIpda Achmad Alfian, menjelaskan, Ahmad Rais yang ditangkap itu sementara istirahat di dalam mesjid berdampingan dengan korban yang masih mengenakan seragam sekolahnya.

Selain mengamankan pelaku, masih kata Kanit Resmob Polres Bone, pihaknya juga mengamankan barang bukti pelaku, yakni berupa sepeda motor Honda Beat warna hitam tanpa surat surat kendaraan.

“Hasil introgasi sementara, pelaku menculik korban dengan cara membujuk korban untuk ditemani ke rumah temannya, dengan bujukannya itu korban langsung naik dimotor dan pelaku menancap gas menuju ke arah selatan. ada barang buktinya sepeda motor yang digunakan pelaku menculik korban,” pungkasnya.

Baca Juga : TP PKK Bajeng Barat Bangun Rumah Belajar Bagi Kader

Sementara itu, Kapolres Bone, AKBP Muhammad Kadarislam Kasim menuturkan, terduga pelaku penculikan anak, Ahmad Rais, saat ini masih menjalani pemeriksaan penyidik Polres Bone.

“Pelakunya masih diperiksa, pelaku dan korban ini ada hubungan keluarga. Untuk modus pelaku kami belum bisa memberikan keterangan terkait hal tersebut, karena pelaku masih menjalani pemeriksaan dan kasusnya masih kita dalami,” ungkapnya.

Lanjut, mantan Diskrimsus Polda Sulsel ini mengatakan, menurut keterangan korban, saat diculik oleh pelaku dirinya sempat dibawa oleh pelaku keliling mencari kost kostan di Kabupaten Sinjai.

Baca Juga : KPPU Sidangkan Kasus Google, Agenda Pemaparan Tanggapan LDP

“Pengakuan korban itu, dia bawah disalah satu kamar kos di Kabupaten Sinjai, kemudian setelah berada didalam kos anak tersebut disuruh untuk memijat kepala pelaku. tak lama kemudian pelaku keluar dari rumah kos itu dan menguci pintu dari luar sementara anak itu berada didalam kos,” jelasnya.

“Dan selanjutnya pelaku kembali menjeput anak korban dan langsung di bawa ke salah satu masjid di kecematan tonra di tempat anggota temukan pelaku dan yang mana pelaku berdalih ingin mengembalikan anak korban dan hanya singgah di masjid untuk istirahat. kasusnya kita dalami,” tandasnya.

(Sahilatua)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646