0%
logo header
Senin, 16 Maret 2026 10:13

Program MBG Hadir Sebagai Terobosan Pemerintah Lawan Permasalahan Gizi di Masyarakat

Rizal
Editor : Rizal
Anggota Komisi IX DPR RI, Ashabul Kahfi saat menyosialisasikan program MBG di Cafe Vaan In Sky, Tamarunang, Mamajang, Kota Makassar, Minggu (15/3/2026). (Foto: Istimewa)
Anggota Komisi IX DPR RI, Ashabul Kahfi saat menyosialisasikan program MBG di Cafe Vaan In Sky, Tamarunang, Mamajang, Kota Makassar, Minggu (15/3/2026). (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam penanganan stunting dan malnutrisi. Kondisi ini menunjukkan bahwa perbaikan gizi dan kesehatan anak masih menjadi pekerjaan rumah penting bagi pemerintah dan masyarakat.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi langkah yang diambil pemerintah untuk memerangi permasalahan tersebut.

Untuk itu, pemerintah kembali menggelar sosialisasi program MBG di Cafe Vaan In Sky, Tamarunang, Mamajang, Kota Makassar, Minggu (15/3/2026).

Baca Juga : Tak Sekadar Berdaya, Ainun Bersama PNM Ubah Pandangan Warga tentang Perempuan

Acara sosialisasi program MBG tersebut dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI Ashabul Kahfi, Kepala KPPG Makassar Handayani, Wakil Ketua PDM Kota Makassar Muh Ramli Haba, serta ratusan peserta sosialisasi.

Anggota Komisi IX DPR RI, Ashabul Kahfi mengungkapkan bahwa lewat program MBG pemerintah akan menjamin asupan gizi ke empat kelompok penerima manfaat terpenuhi.

Ke empat kelompok penerima manfaat ini menjadi fokus pemerintah karena menjadi harapan baru bagi masa depan bangsa.

Baca Juga : Kalla Institute dan Pelindo Regional 4 Makassar Dorong Kampus ke Dunia Industri

”Program MBG ini hadir karena dari beberapa kebutuhan masyarakat di Indonesia ternyata terkait malnutrisi ini sudah harus mulai diperhatikan. Menyadari pentingnya penanganan isu ini secara lebih terstruktur, untuk itu Presiden Prabowo membentuk Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai lembaga yang bertugas menangani persoalan gizi masyarakat,” ungkap Ashabul Kahfi.

“Adapun kami di Komisi IX menjadi mitra BGN untuk melakukan pengawasan,” tambahnya.

Dalam hal ini, Komisi IX DPR RI menjadi mitra kerja BGN yang memiliki peran penting dalam melakukan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan program-program yang dijalankan, termasuk program MBG agar berjalan efektif dan tepat sasaran bagi masyarakat.

Baca Juga : Desak Pembentukan Hak Angket GMTD, Massa Komite Adat Geruduk DPRD Sulsel

Selain itu, pemerintah juga terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang.

Edukasi mengenai pola makan sehat, pemenuhan gizi ibu hamil, serta perbaikan pola asuh anak menjadi bagian penting dalam upaya menurunkan angka stunting di Indonesia.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, diharapkan angka stunting di Indonesia dapat terus menurun sehingga generasi masa depan tumbuh lebih sehat, cerdas, dan berkualitas.

Baca Juga : Melalui Program TJSL Workshop UMKM Naik Kelas, PLN UID Sulselrabar Dukung Pengembangan UMKM di Bulukumba

Program MBG bertujuan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia, meningkatkan ketahanan pangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di lingkungan sekitar.

Pengelolaan yang baik, pengawasan yang kuat, serta keterlibatan berbagai elemen masyarakat menjadi faktor penting agar tujuan utama program tercapai.

Fokus utamanya untuk mengatasi masalah malnutrisi dan meningkatkan kualitas generasi bangsa nantinya dapat benar-benar tercapai. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646