0%
logo header
Jumat, 08 Maret 2019 23:23

Tingkatkan Partisipasi Pemilih, KPU Bone Sasar Lansia

KPU Bone bersama relasi basis disabilitas sosialisasikan Pemilu 2019 kepada Lansia di Kelurahan Panyula, Jumat (08/03/2019).
KPU Bone bersama relasi basis disabilitas sosialisasikan Pemilu 2019 kepada Lansia di Kelurahan Panyula, Jumat (08/03/2019).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, BONE – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bone bersama relawan demokrasi (Relasi) menggelar sosialisasi kepada masyarakat jelang Pemilu 2019.

KPU Bone bersama Relasi basis disabilitas menyisir pemilih lanjut usia (lansia) di Kelurahan Panyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur, sekitar 5 kilometer timur kota Watampone, Jumat (08/03/2019).

Hal itu dilakukan untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Baca Juga : Turun Langsung Lakukan Pengawasan APBD, Edward Horas Pastikan Data Sesuai Kondisi Riil

Hadir langsung Komisioner Divisi Teknis KPU Kabupaten Bone, Harmita bersama relasi basis disabilitas.

Dalam kesempatan itu, Harmita mengajak para lansia yang tergabung dalam Bina Keluarga Lansia Panyula pada 17 April 2019 mendatang.

“Negara memanggil kita untuk memilih wakil kita, jadi secara langsung kita bisa seleksi siapa yang dianggap terbaik mewakili kita baik di tingkat kabupaten, provinsi dan nasional,” kata Harmita kepada pemilih lansia.

Baca Juga : Lewat Forum Komunikasi Publik, Kemendikdasmen Dorong Peningkatan Layanan Serta Mutu Pendidikan Dasar dan Menengah

Wanita asal Ajangale ini meminta para lansia memanfaatkan momentum tersebut untuk menggunakan hak pilih.

“Termasuk mengajukan atau meminta pendamping kepada orang yang dipercaya untuk mendampingi kita masuk TPS, ini bisa dilakukan khsusu lansia,” kata Mita.

Salah seorang relasi basis disabilitas Anisa menuturkan tantangan tersendiri untuk sosialisasi ke lansia yang banyak buta huruf.

Baca Juga : Dikunjungi Taruna Ikrar, CryoCord Tertarik Investasi dan Kolaborasi Teknologi Sel di Indonesia

“Tentunya agak rumit bagi lansia karena Pemilu 2019 ada lima kertas suara, dua kertas suara yang ada gambarnya, presiden dan DPD, sementara DPRD hanya nama saja,” kata alumni IAIN Bone ini.

(Sahilatua)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646