0%
logo header
Sabtu, 19 Agustus 2023 15:04

APBD Sinjai Defisit Rp 29 Miliar

Ilustrasi.
Ilustrasi.

REPUBLIKNEWS.CO.ID,SINJAI — Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan hingga semester III Tahun 2023 mengalami Defisit kurang lebih Rp29 Miliar.

Berdasarkan data yang dilansir portal data Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD) https://djpk.kemenkeu.go.id pertanggal 18 Agustus 2023 kemarin, hasil itu didapat dari Postur Pendapatan Daerah sebesar Rp1.113,54
Triliun dan Belanja Daerah Rp1.143.40 Triliun. Jika dikalkulasikan ada defisit APBD Sinjai kurang lebih Rp29 Miliar.

Dari postur APBD tersebut, untuk belanja daerah terbesar ada pada belanja pegawai yang jumlahnya kurang lebih Rp.519 Miliar atau seperdua dari pendapatan daerah. Belanja terbesar kedua, ada pada pos Belanja Barang dan Jasa kurang lebih Rp281 Miliar.

Baca Juga : Sekwan DPRD Sinjai Hadiri RPJPD 2025-2045

Sedangkan, pada item Pengeluaran Pembiayaan Daerah sebesar Rp22,63 Miliar. Ada dua pos Pengeluaran Pembiayaan Daerah yang harus digelontorkan cukup besar yakni penyertaan modal daerah pada PDAM Rp3,20 Miliar dan pembayaran cicilan pokok utang yang jatuh tempo sebesar Rp19,43 Miliar.

Utang Pemkab Sinjai sendiri yang masuk pada pos pembayaran cicilan pokok utang yang jatuh tempo sebesar Rp19,43 Miliar harus dibayarkan ke Kementrian Keuangan dimana awal Pemerintahan Seto-Kartini meminjam uang sebesar Rp100 Miliar dari program dana PEN.

Disisi lain, untuk pembiayaan pembangunan daerah Pemkab Sinjai selama ini hanya mengandalkan PAD sebesar Rp92,70 Miliar, Transfer keuangan dari Pemerintah Pusat sebesar Rp945,17 Miliar serta pendapatan lainya sebesar Rp75,68 Miliar.

Baca Juga : Di Peresmian Alun-alun Pemda Sinjai Salurkan Bansos Senilai Rp 482 Juta

Terkait Hal tersebut, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sinjai, Ratnawati Arief membantah soal APBD Sinjai yang defisit sebesar kurang lebih Rp29 Miliar dan mengaku kaget data tersebut.

“Bukan defisit tetapi Surplus,” singkatnya saat dikonfirmasi via telepon Sabtu (19/8/2023).

Sekedar diketahui, Surplus APBD merupakan selisih lebih antara Pendapatan Daerah dan Belanja Daerah pada tahun anggaran yang sama. Dan Surplus terjadi bila jumlah pendapatan lebih besar daripada belanja.

Baca Juga : Polisi Ungkap Kendala Penindakan Tilang Elektronik di Sinjai

Apabila APBD mengalami Surplus tidak berarti Daerah tersebut memiliki kelebihan Kas namun hal tersebut terjadi karena anggaran pendapatan daerah lebih besar dari anggaran belanja. (Asrianto)

Baca Juga : Awas Kamera Polisi, Tilang Elektronik Mulai Berlaku di Sinjai

Baca Juga : Awas Kamera Polisi, Tilang Elektronik Mulai Berlaku di Sinjai

Baca Juga : Awas Kamera Polisi, Tilang Elektronik Mulai Berlaku di Sinjai

Baca Juga : Awas Kamera Polisi, Tilang Elektronik Mulai Berlaku di Sinjai

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646