Barru — Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menjadi narasumber dalam Training Raya Tingkat Nasional yang digelar Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Barru di Baruga Bola Soba’E Barru, Selasa (7/4/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari Intermediate Training (LK II) dan Latihan Khusus Kohati (LKK) yang diikuti peserta dari berbagai daerah.
Dalam pemaparannya, Bupati membagikan pengalaman kepemimpinan dan perjalanan kariernya. Ia menekankan pentingnya integritas, kapasitas, dan komitmen generasi muda dalam mengambil peran di tengah masyarakat.
Baca Juga : Bupati Barru Buka Peluang Kolaborasi dengan Kampus dan BRIN Kembangkan Potensi Daerah
“Mahasiswa hari ini adalah calon pemimpin masa depan. Kalian harus mampu membaca peluang, menghadapi tantangan, dan tetap berpegang pada nilai keislaman dan kebangsaan,” ujarnya.
Ia menegaskan kepemimpinan tidak sekadar jabatan, tetapi harus hadir di tengah masyarakat.
“Kita tidak boleh hanya berada di zona nyaman. Pemimpin harus hadir di tengah kehidupan warga hingga ke pelosok,” katanya.
Baca Juga : Hadiri HBDI ke-118, Bupati Barru Dukung Senam Taichi Jadi Agenda Rutin Car Free Day
Bupati juga memaparkan sejumlah program prioritas Pemerintah Kabupaten Barru, mulai dari penguatan sektor pendidikan dan kesehatan, percepatan penurunan stunting, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat dan peningkatan pelayanan publik.
Ia mengingatkan pentingnya kesiapan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Kita harus memanfaatkan teknologi sebagai peluang untuk maju dan bersaing,” ujarnya.
Baca Juga : Sambut HBDI ke-118, Bupati Barru Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat Lewat Senam Tai Chi
Dalam kegiatan tersebut, Bupati turut merefleksikan satu tahun masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati dengan sejumlah capaian pembangunan di berbagai sektor.
Ia juga mendorong kader HMI untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang diikuti antusias peserta. Momentum ini diharapkan memperkuat kapasitas kader HMI sebagai insan akademis dan pengabdi yang siap memberi kontribusi bagi daerah dan bangsa.
