0%
logo header
Rabu, 03 Juli 2024 02:58

Bupati Gowa: PAD Meningkat, Daerah Siap Menuju Kemandirian

Chaerani
Editor : Chaerani
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan di sela-sela Rapat Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Gowa, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Gowa, kemarin. (Dok. Humas Gowa)
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan di sela-sela Rapat Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Gowa, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Gowa, kemarin. (Dok. Humas Gowa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan menilai, sebagai upaya menuju kemandirian daerah,pemerintah daerah perlu mendorong peningkatan Pendapatan Asli Derah (PAD).

“Pemerintah Kabupaten Gowa hingga saat ini terus berupaya meningkatkan PAD agar bisa kita bisa menuju ke kemandirian daerah,” katanya, di sela-sela Rapat Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Gowa, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Gowa, kemarin.

Ia mengungkapkan, sejauh ini untuk realisasi PAD sudah melampaui target, namun memang dalam menetapkan target pemerintah daerah harus berhati-hati.

Baca Juga : 67.827 Anak di Kabupaten Gowa Wajib Imunisasi Polio

“Karena tidak selamanya situasinya sama dengan tahun berikutnya. Kita ingin setiap target yang ditetapkan semua tercapai dengan baik,” sebutnya.

Tak hanya itu terkait realisasi belanja daerah, Adnan menyebut terdapat beberapa kegiatan yang memang harus tertunda karena kondisi dan lain hal seperi kegiatan DAK Fisik dan anggaran PPPK. Dimana sesuai juknisnya dilakukan penganggaran 2023 kemarin, namun baru boleh dibayarkan di 2024 ini.

Disebutkan dalam perjalanan pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023 telah diadakan penyesuaian atas faktor-faktor objektif yang dihadapi dalam pengalokasian anggaran sebesar Rp2.233.811.741.121, dan terealisasi sebesar Rp2.224.384.444.881 atau 99,58 persen.
 
Uraian pendapatan dan penerimaan pembiayaan ini seperti PAD sebesar Rp 319.592.466.639 dengan realisasi Rp323.071.465.579,66 atau 101,09 meningkat dari target, kemudian dana transfer sebesar
Rp1.590.196.803.326, terealisasi sebesar Rp1.577.264.783.813,96 atau 99,19 persen, lalu penerimaan pembiayaan daerah Rp324.022.471.156 dengan realisasi sebesar Rp324.048.195.487,77 atau 100,01 persen dari total penerimaan pembiayaan daerah.
 
Sementara untuk anggaran belanja daerah termasuk belanja transfer dan pengelolaan pembiayaan pada 2023 sebesar Rp2.233.811.741.121, terealisasi sebesar Rp2.045.249.472.412,77, atau 91,56 persen yang dibagi dalam beberapa belanja daerah. Antara lain, belanja operasi, belanja modal dan belanja tak terduga, belanja transfer dan pengeluaran pembiayaan.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646