0%
logo header
Selasa, 28 Juni 2022 00:34

Ditlantas Polda Kalteng Tindak 2.417 Pelanggar Selama Operasi Patuh Telabang 2022

Analisa dan Evaluasi (ANEV) Pelaksanaan Operasi Patuh Telabang 2022, di Aula RTMC Mapolda Kalteng, di Kota Palangka Raya, Senin (27/06/2022). (Istimewa)
Analisa dan Evaluasi (ANEV) Pelaksanaan Operasi Patuh Telabang 2022, di Aula RTMC Mapolda Kalteng, di Kota Palangka Raya, Senin (27/06/2022). (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, PALANGKA RAYA – Dengan berakhirnya Operasi Patuh Telabang 2022, Ditlantas Polda Kalteng menggelar Analisa dan Evaluasi (ANEV) Pelaksanaan Operasi, di Aula RTMC Mapolda Kalteng, di Kota Palangka Raya, Senin (27/06/2022).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dirlantas Polda Kalteng Kombes Pol Heru Sutopo, diikuti Kasubditgakkum AKBP Andi Kirana beserta jajaran yang terlibat langsung dalam Operasi Patuh Telabang.

“Berdasarkan hasil laporan data Operasi Patuh dari tanggal 13 hingga 26 Juni, angka kecelakaan pada Operasi Patuh Telabang 2022 mengalami penurunan sebanyak 45 persen. Pada tahun 2021 ada 32  kejadian dan tahun 2022 ada 17 kejadian”, jelas Heru.

Baca Juga : Kaya Kandungan Albumin, Korem 102/Pjg Gandeng PT RMU Gelar Pelatihan Pengolahan Ikan Gabus

Namun untuk pelanggaran lalu lintas, pada tahun ini mengalami kenaikan yaitu sebanyak 2.417 kali pelanggaran, dibandingkan tahun 2021 yang hanya 385 kali pelanggaran.

Hal itu disebabkan, masih banyak pengguna jalan yang tidak mentaati ketentuan yang berpotensi menimbulkan kecelakaan yang mengakibatkan fatalitas korban.

Data pelanggaran tujuh prioritas, yang mengakibatkan fatalitas korban pada jenis kendaraan R2, didominasi pelanggaran tidak gunakan Helm SNI berjumlah 576 lembar dan pelanggaran lain berjumlah 1003 lembar.

Baca Juga : Bejat, Seorang Ayah dan Rekannya Rudapaksa Anak Tiri yang Berkebutuhan Khusus

Sedangkan, data pelanggaran tujuh prioritas yang mengakibatkan fatalitas korban pada jenis R4, didominasi tertinggi pada pelanggaran lain-lain berjumlah 469 lembar dan safety belt berjumlah 97 lembar.

Lebih lanjut, pihaknya juga melaksanakan peneguran kepada pengguna sepeda listrik sesuai Peraturan Permenhub No 45 Thn 2020 agar Pengguna Sepeda Listrik berada di jalur kiri dan menggunakan helm SNI.

“Kami himbau kepada masyarakat pengguna jalan untuk selalu tertib dalam berlalu lintas, dengan mematuhi aturan dan rambu-rambu lalu lintas. Juga jangan lupa ketika melakukan perjalanan hendaknya periksa terlebih dahulu kendaraan, selalu gunakan kelengkapan berkendara seperti helm SNI dan lainnya, serta melengkapi administrasi berkendara seperti SIM dan STNK”, tukas Heru.

Penulis : Anekaria Safari
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646