REPUBLIKNEWS.CO.ID, SINJAI – Pemerintah Kabupaten Sinjai terus menggenjot pembangunan infrastruktur tahun ini, meskipun ekonomi dalam proses pemulihan akibat pandemi covid 19.
Saat ini, terdapat 424 paket proyek termasuk fisik dan nonfisik yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Intensif Daerah (DID) tahun anggaran 2021.
Dari ratusan paket tersebut, ada empat deretan paket proyek yang mencapai puluhan miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) diantaranya Pembangunan RSU Pratama, Dua ruas Jalan Sinjai tengah dan Barat, pembangunan gedung ICU RSUD Sinjai, serta pembangunan sentra peternakan.
Baca Juga : Gagas Desa Siaga Bencana di Kelurahan Katimbang, PLN UIP Sulawesi Raih Penghargaan Pemkot Makassar
Kepala ULP Sinjai, Andi Syarifuddin mengatakan, saat ini proyek tender telah berakhir dan proses pekerjaannya sementara berjalan.
Dari ratusan paket pekerjaan fisik dan non fisik kata syarifuddin, ada empat proyek besar yang nilainya puluhan miliar sementara ini mulai berjalan.
“Proyek tersebut adalah pembangunan RSU Pratama dengan nilai kontrak 43 miliar termasuk pengadaan fasilitas, gedung ICU RSUD Sinjai dengan nilai kontrak 15 miliar, pembangunan 2 ruas jalan gunung perak-balakia dan ruas jalan kompang-pattongko dengan nilai kontrak 15,5 miliar,” bebernya.
Baca Juga : Pemkab Gowa Beri Beasiswa ke Tiga Pelajar Terbaik, Disekolahkan di Universitas Sampoerna
“Kemudian sentra industri peternakan dengan nilai kontrak kurang lebih 15,8 miliar dan gedung ICU RSUD Sinjai dengan nilai kontrak 15 miliar,” tambahnya saat ditemui di Ruang kerjanya, Jum’at (6/8/2021).
Empat proyek yang dimaksud menurut syarifudin masing-masing berlokasi desa gareccing, kecamatan Sinjai Selatan untuk pembangunan sentra industri peternakan, ruas jalan gunung perak-balakia dan ruas jalan kompang-pattongko berada di kecamatan sinjai tengah dan barat.
Selanjutnya, gedung ICU RSUD Sinjai di jalan jenderal Sudirman kecamatan Sinjai Utara serta pembangunan Rumah sakit Pratama yang juga di desa alenangka kecamatan Sinjai Selatan.
Baca Juga : PLN UIP Sulawesi Perkuat Kolaborasi Strategis Wujudkan Infrastruktur Ketenagalistrikan Berkelanjutan
“Kontrak masing-masing pekerjaan tersebut akan berakhir diakhir bulan desember tahun 2021,” jelas syarifuddin.
Sementara itu, dari data yang dihimpun, pembangunan RSU Pratama yang nilai kontrak 28 milyar dilaksanakan oleh PT. Harfia graha perkasa
Dan untuk fasilitas alat kesehatan RSU Pratama sebesar 15 milyar melalui e-purchasing kontrak lansung di supplier pengadaan alat kesehatan.
Baca Juga : OJK Dorong Industri BPR Lebih Sehat dan Berdaya Saing
Pembangunan ICU RSUD Sinjai dengan nilai kontrak Rp 15 miliar pelaksana PT. Atta pratama, pembangunan sentra peternakan nilai kontrak 15 miliar dilaksanakan PT. Mitra aiyangga nusantara, Pembangunan ruas jalan gunung perak-balakia dan ruas jalan kompang- Pattongko dengan nilai kontrak Rp 15,4 miliar pelaksana PT. Purnama karya nugraha. (Anto)
