0%
logo header
Jumat, 17 Mei 2024 10:33

Gowa Jadi Kabupaten Teraktif Dalam Penyelenggaraan Reforma Agraria 2023

Chaerani
Editor : Chaerani
Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin saat menyerahkan penghargaan kepada Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan dengan kategori Pemerintah Kabupaten dengan Kontribusi Teraktif dalam Penyelenggaraan Reforma Agraria Tahun 2023, di Claro Hotel Makassar, kemarin. (Dok. Humas Gowa)
Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin saat menyerahkan penghargaan kepada Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan dengan kategori Pemerintah Kabupaten dengan Kontribusi Teraktif dalam Penyelenggaraan Reforma Agraria Tahun 2023, di Claro Hotel Makassar, kemarin. (Dok. Humas Gowa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Pemerintah Kabupaten Gowa kembali meraih penghargaan sebagai Pemerintah Kabupaten dengan Kontribusi Teraktif dalam Penyelenggaraan Reforma Agraria Tahun 2023.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin kepada Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan.

Bahtiar mengatakan, penghargaan tersebut dinilai tidak sah tanpa keterlibatan Pemerintah Kabupaten Gowa di dalamnya.

Baca Juga : Kunjungi Bawaslu Makassar, Herwyn Tegaskan Jajaran Telah Siap Sambut Pilkada 2024

“Tidak sah memang penghargaan kalau tidak ada Gowa. Kalau tidak ada Bupati Gowa itu tidak lengkap,” ungkapnya, disela-sela menyerahkan penghargaan yang dirangkaikan Rapat Koordinasi Gugus Tugas Agraria Provinsi Sulsel Tahun 2024, di Hotel Claro Makassar, kemarin.

Ia mengatakan, Gugus Tugas Reformasi Agraria (GTRA) di Sulsel bisa menjadi percontohan nasional. Khususnya, dalam penyelesaian redistribusi dan pemanfaatan lahan di Indonesia. Project percontohan bisa dimulai di Kabupaten Wajo pada lahan yang dikelola oleh PTPN.

“Saya harap GTRA di Sulsel bisa menjadi percontohan nasional. Menjadi model di Indonesia, bagaimana penyelesaian redistribusi dan pemanfaatan lahan. GTRA di 24 kabupaten kota juga harus didorong agar lebih aktif lagi,” katanya.

Baca Juga : Penguatan Pemberitaan dalam Pengawasan Pilkada Serentak 2024, Bawaslu Sulsel Bangun Sinergitas dengan Media

Dirinya pun meminta kepada Kanwil BPN/ATR Sulsel agar adanya atensi khusus terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) yang ditempatkan di Sulsel. Diantaranya adalah Bendungan Jenelata, agar bisa dilakukan percepatan tanpa ada hambatan dalam hal pembebasan lahan. Tentunya, tetap sesuai dengan azas hukum yang berlaku serta mengutamakan kebermanfaatan.

“Bendungan Jenelata itu ada penlok (penetapan lokasi) ulang karena disitu ada kawasan hutan. Tapi kalau menunggu penlok selesai, maka lama. Karena itu, tentu dengan pendampingan Kejaksaan Tinggi juga, yang tidak ada masalah saya harap bisa diselesaikan lahannya, yang ada masalah ditunda. Tidak perlu menunggu yang bermasalah selesai, agar tidak mengganggu jalannya proses pembangunan ini,” pesan Bahtiar.

Sementara, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan bahwa penghargaan hari ini kita raih karena telah berkontribusi terhadap dukungan kegiatan reforma agraria di wilayah Kabupaten Gowa.

Baca Juga : Toyota Expo by Kalla di TSM Makassar, Pengunjung Bisa Nikmati Penawaran Terbaik

“Ini adalah bukti dukungan Pemerintah Kabupaten Gowa bagaimana mendukung akses terhadap layanan masyarakat dalam memperoleh kepastian hukum terhadap objeknya,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Kepala Kanwil BPN/ATR Sulsel Tri Wibisono mengatakan, pada periode 2023 pihaknya telah melaksanakan salah satu amanah reformasi agraria, yakni Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan redistribusi lahan sebesar 48 ribu lebih bidang. Hal ini merupakan yang terbesar di Indonesia.

Pada tahun ini, pemerintah pusat kembali memberikan target 45 ribu lebih bidang dan ini menjadi dorongan kepada kanwil provinsi juga di kabupaten kota untuk melakukan percepatan PTSL dan redistribusi lahan.

Baca Juga : Beautiful Malino 2024 Angkat Tema Harmoni, Konsep Kegiatan Lebih Spesial

“Prioritas redistribusi adalah kawasan hutan sebanyak 13.800 bidang yang diharapkan di Sulsel bisa sukses. Di tahap implementasinya memang tidak mudah dalam meredistribusikan kawasan hutan,” ujarnya.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646