0%
logo header
Sabtu, 27 November 2021 01:55

Pelaku Pengeroyokan Aktivis HMI Belum Diamankan, Puluhan Mahasiswa Geruduk Polres Takalar

Arnas Amdas
Editor : Arnas Amdas
Puluhan kader HMI menggelar unjuk rasa di depan Polres Takalar, Jumat (26/11/2021).
Puluhan kader HMI menggelar unjuk rasa di depan Polres Takalar, Jumat (26/11/2021).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, TAKALAR — Puluhan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kabupaten Takalar menggelar aksi unjuk rasa di Depan Mapolres Takalar, Jumat (26/11/2021).

Aksi unjuk rasa ini digelar terkait Pengeroyokan 3 orang kader HMI yang terjadi pada Rabu lalu di Lapangan Makkatang Sibali Alun-alun Kota Takalar.

Selain membawa spanduk, Mahasiswa juga menyandera Mobil Box dan menjadikannya sebagai Panggung Orasi.

Baca Juga : Beredar Pamflet KLB PC PMII Baubau, Ketua Komsat PMII UMB: Itu Mengada-ngada

Para Mahasiswa ini bergantian menyuarakan keadilan dan meminta agar pihak Kepolisian menangkap para pelaku pengeroyokan tiga orang kader HMI.

Ketua HMI Cabang Takalar, Nurcholish M Datu menegaskan, agar Polres Takalar segera menangkap para pelaku yang mengeroyok tiga orang Kader HMI termasuk Sekum HMI Cabang Takalar.

“Kami meminta agar Polisi segera menangkap para pelaku dan dalang dari pengeroyokan 3 orang kader HMI, termasuk Pengeroyokan Sekum HMI Cabang Takalar,” ungkap Nurcholish, saat ditemui di Lokasi unjukrasa.

Baca Juga : Tembus ke Pelatnas Bulutangkis, Reza dan Sofy Harumkan Nama Sulsel

Nurcholish juga menegaskan, jika dalam kurung waktu 3×24 jam Polres Takalar tidak bisa menyelesaikan kasus pemukulan 3 orang kader HMI tersebut, maka seluruh kader Himpunan Mahasiswa Islam se Sulawesi Selatan akan menggeruduk Kapolda Sulsel untuk mengambil alih kasus tersebut.

“Kami mengultimatum kepada Polres Takalar, jika dalam kurung waktu 3×24 jam Polres Takalar tidak bisa menyelesaikan kasus pemukulan 3 orang kader HMI, maka seluruh kader Himpunan Mahasiswa Islam Se-Sulawesi Selatan akan menggeruduk Kapolda Sulsel dan meminta untuk mengambil alih kasus tersebut,” tegasnya.

Dalam aksi ini tak satupun pihak kepolisian yang menemui para Mahasiswa, hingga terpaksa mahasiswa membubarkan diri.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 852-9999-3998