PON XX Papua, Atlet Renang Indah Sumbang Emas untuk Sulsel

  • Bagikan
Atlet Renang Indah Sulsel Mutiara Nur Azizah dan Nabila Putri Giswatama, berfoto bersama setelah menyumbangkan medali emas di Stadion Akuatik Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Rabi (06/10/2021).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, PAPUA — Mutiara Nur Azizah dan Nabila Putri Giswatama yang turun dalam nomor Open Duet Renang Artistik PON XX/2021 Papua, berhasil menambah pundi-pundi medali emas bagi Sulawesi Selatan, Rabu (06/10/2021) petang, di Stadion Akuatik Lukas Enembe Kampung Harapan Kabupaten Jayapura.

Pasangan Sulsel ini meraih nilai total tertinggi 71.5272, setelah pada putaran II mengukir angka tertinggi 72,8330 di antara lima peserta.

Medali perak diraih pasangan Livia Lukito/Sabrina Septiherlita dengan nilai total 70.9631 dan duet DKI Hilda Tri Julyandra/Gabriella Permata Sari meraih medali perunggu dengan nilai total 70.8182.

Dengan penambahan medali emas dari nomor renang artistik tersebut, hingga Rabu Sulsel baru mengantongi tiga medali emas. Dua medali emas lainnya, satu dari cabang Senam pada nomor palang bertingkat atas nama Mutia Nur Cahaya yang dipertandingkan di Istora Papua Lukas Enembe dan dari cabang Muaythai atas nama Sri Eviyanti yang turun pada kelas 45 kg di GOR STT Gidi, Sentani Kabupaten Jayapura,masing-masing 3 Oktober 2021.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulsel Andi Arwin Azis yang menyaksikan perlombaan tersebut bersama Komite Pengawas Satgas PON XX Sulsel Ariady Arsal, Wakil Ketua Satgas Musakkir, dan Bidang Pembinaan Prestasi Satgas Andi Ihsan menyerahkan medali emas tersebut kepada atlet Sulsel tersebut.

Andi Arwin Azis kepada wartawan usai penyerahan medali tersebut mengatakan, Sulsel sudah menargetkan meraih medali emas dalam nomor ini, meskipun pada nomor solo harus puas memperoleh medali perunggu atas nama Nurfa Nurul Utami. Medali emas diraih Livia Lukito (Jawa Timur) dan Perak diraih Nabila MKU (DIY).

“Kita memang menargetkan tiga medali emas di renang indah, tetapi untuk nomor solo sudah lepas, dan duet menyumbang emas. kita harapkan pada nomor tim dapat menyumbangkan emas,” ujar Arwin Azis.

Ia sangat optimis dengan nomor tim karena sudah memperoleh dukungan gerakan-gerakan dari pelatih Jepang yang berskala internasional. Juga para atlet ini selalu melakukan try out secara virtual dengan para atlet luar negeri, khususnya Jepang dan Kanada.

“Jadi ada inovasi gerakan yang baru mereka peroleh,” ujarnya kemudian menambahkan, selain renang indah, Sulsel juga masih optimis meraih medali emas pada nomor-nomor andalan. Misalnya, pada nomor angkat besi, dayung yang enam nomor sudah masuk final, meskipun layar dan judo meleset dari target.

Dari arena PON XX/2021 Papua dilaporkan, pada cabang renang perairan nomor 3.000 m putra yang diperlombakan di Teluk Yos Sudarso, Jayapura, Rabu (06/10/2021) pagi, perenang Sulsel Noval Saputra Rivai hanya mampu menduduki urutan ke-5 dari enam peserta. Sulsel hanya mengalahkan Lampung yang berada di peringkat buntut.

Dari lapangan biliar yang dipertandingkan di Mimika, Sulsel meriah medali perak pada nomor 15 double. Pada hari yang sama, pelari 5.000 m Sulsel Fitri membuat kejutan dengan merebut medali perunggu dengan catatan waktu 18.05.43 detik. Medali emas pada nomor ini diraih Adelita Silvana (DKI) dengan catatan waktu 16.57.58 dan perak juga diraih pelari DKI lainnya, Tryaningsih dengan catatan waktu 17.78.72 detik.

Sementara Syamsuddin Masa yang turun pada nomor 5.000 putra dan digadang-gadang mendulang medali emas, gagal total karena cedera pada kaki. Sedangkan dicabang Tinju harapan Sulsel masih bertumpu pada Hindriawati Haer petinju putri andalan Sulsel yang pada pertandingan pertama mengalahkan petinju tuan rumah Yusulina Balandina Matuba di GOR APO Cenderawasih, Kota Jayapura, Selasa (05/10/2021) kemarin. (M. Dahlan Abubakar)

  • Bagikan