REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR, — Hari Kesatuan Gerak (HKG) dan Rakorda TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan ke-47 resmi ditutup. Pada penutupan ini, perwakilan TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan mengumumkan hasil rapat koordinasi PKK yang telah dirumuskan oleh seluruh sekretaris dari 24 Kabupaten Kota se-Sulawesi Selatan di Four Points by Sheraton Hotel Makassar, pada Selasa (03/12/2019).
Dari pertemuan tersebut dirumuskan bahwa:
1. Regulasi pemberian insentif bagi kader dasawisma sesuai anggaran masing-masing daerah Kabupaten/ Kota
Baca Juga : Bupati Gowa Nilai Sensus Ekonomi Bantu Pemerintah Susun Kebijakan yang Akurat
2. Bimbingan teknis tentang pengelolaan Sistem Informasi Manajemen (SIM) PKK
3. Pedoman teknis tentang pencegahan stunting mulai dari pokja 1 sampe pokja 4
4. Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) para sekretaris Kabupaten/ Kota melalui studi banding
Baca Juga : Rintis Rumah Koran di Dataran Tinggi, Jamaluddin Kantongi Penghargaan Kalpataru 2026
5. Teknologi digital berupa penawaran aplikasi tentang sistem penjualan online untuk meningkatkan pendapatan keluarga
6. Pelatihan tutor bagi kader PKK
7. Pedoman pelaksanaan lansia tangguh
Baca Juga : Seminar Budaya di Museum Balla Lompoa, Dorong Kecintaan Generasi Muda Terhadap Kearifan Lokal
“Kita memiliki kesepakatan bersama untuk membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan bersinergi dengan OPD untuk membantu mempercepat terwujudnya pemberdayaan kesejahteraan keluarga dan masyarakat yang lebih sejahtera,” ungkap Haerani Alam yang mewakili Ketua TP PKK Prov. Sulsel dalam sambutan penutupan HKG dan Rakorda PKK Tahun 2019.
Ke depannya, diharapkan seluruh Ketua TP PKK Kabupaten/ Kota dapat lebih kreatif dan inovatif menciptakan program kerja dan kegiatan PKK yang bisa disinergikan dengan kegiatan OPD terkait di masing-masing daerah. (Latif)
