REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Dalam memanfaatkan momentum Ramadan, Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang membangun silaturahmi kolaborasi dengan sejumlah jurnalis berbagai platform dan influencer melalui Buka Puasa Bersama.
Pada momen ini Bupati Gowa mendorong terbangunnya kolaborasi untuk peningkatan promosi di sektor pariwisata. Pasalnya, Kabupaten Gowa menjadi salah satu daerah di Sulawesi Selatan dengan kekayaan potensi pariwisatanya.
“Pariwisata memang tidak masuk dalam skala prioritas nasional, tetapi dalam pariwisata ada cara untuk bisa menumbuhkan atau men-support pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar tumbuh. Kalau UMKM tumbuh, saya yakin pendapatan asli daerah (PAD) kita juga akan bertambah,” tegasnya, dalam pertemuan di Rumah Jabatan Bupati Gowa, kemarin.
Baca Juga : OJK Tegaskan Debitur Pelaku Kejahatan Perbankan Bisa Dipidana
Upaya promosi sektor pariwisata untuk peningkatan PAD dibutuhkan keterlibatan seluruh pihak, termasuk media (jurnalis), influencer, hingga penggiat digitalisasi.
“Siapa yang bantu ibu bupati untuk menumbuhkan PAD-nya jika bukan kita semua, rekan-rekan media, rekan-rekan influencer atau teman-teman lainnya yang penggiat digitalisasi,” akunya.
Ia menjelaskan, di setahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin (Hati Damai), pihaknya mampu mendongkrak kunjungan pariwisata ke Kabupaten Gowa. Salah satunya pada event tahunan Beautiful Malino.
Baca Juga : PLN UPP Sulsel Berbagi Santunan bagi Anak Panti di Momen Ramadan
Capaian ini terjadinya tentunya setelah dirinya mengubah waktu pelaksanaan dari yang sebelumnya dua hari menjadi lima hari. Tujuannya untuk memberikan sesuatu yang baru di segala sektor, khususnya pengembangan pariwisata, UMKM dan digitalisasi.
Selanjutnya, dari pelaksanaan lima hari Beautiful Malino ini berhasil menaikkan jumlah kunjungan dari yang sebelumnya sekitar 20 ribu pengunjung menjadi 115 ribu pengunjung.
“Artinya, pemerintah daerah mendapatkan poin positifnya. Bukan hanya pemerintah, tetapi masyarakat di daerah sekitarnya seperti penggiat ekonomi, dan UMKM,” kata Husniah Talenrang.
Baca Juga : Pimpin Konsolidasi Kader di Takalar, Syaharuddin Alrif Targetkan NasDem Tambah Kursi di Dapil Sulsel I
Tak sampai disitu, ia mengatakan, pelaksanaan Beautiful Malino ini pun didorong untuk bisa masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN), dan di tahun ini melalui kolaborasi Dinas Pariwisata dan dukungan event organizer Beautiful Malino 2025 (Double Helix), event ini pun berhasil masuk KEN.
“Di sini yang pentingnya saya ini memanggil semua, mengundang teman-teman media, teman-teman influencer untuk menyampaikan keindahan pesona Kabupaten Gowa kepada khalayak ramai. Sehingga Beautiful Malino bukan hanya dinikmati oleh orang Gowa saja, tetapi masyarakat di Sulawesi Selatan pada umumnya,” terang Husniah Talenrang.
Khusus pada pelaksanaan Beautiful Malino di tahun ini tentunya diharapkan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Sebab dari pelaksanaan tersebut ada evaluasi yang dilakukan. Beberapa indikator yang akan dibenahi nantinya yakni persoalan kebersihan, keamanan dan infrastruktur jalan.
Baca Juga : Ini Profil Fadel Tauphan Anshar, Legislator DPRD Sulsel yang Kini Nakhodai KNPI Sulawesi Selatan
“Seperti kebersihan karena ini tempat wisata. Ini juga menyangkut tentang kenyaman pengunjung. Begitu juga keamanan, ini juga poin penting agar pengunjung tidak was-was lagi saat berkunjung ke sini, terakhir adalah kolaborasi dari semua stakeholder untuk perbaikan jalannya juga ke Malino,” katanya.
Sementara secara umum, trend pertumbuhan pariwisata di periode 2024 hingga 2025 juga mengalami peningkatan yang signifikan. Berdasarkan data kunjungan wisatawan nusantara ke Kabupaten Gowa mengalami pertumbuhan menjadi 31,11 persen, dari sebelumnya 10,29 persen.
“Ini memicu semangat saya untuk bisa meningkatkan potensi PAD Gowa dan pariwisata Kabupaten Gowa di tempat-tempat lain. Sebab, Gowa ini potensinya bukan hanya di Malino, tetapi banyak potensi destinasi wisata lain yang harus kita sampaikan kepada orang di luar sana secara lebih luas,” tutup Bupati Gowa.
