0%
logo header
Sabtu, 30 Desember 2023 15:56

Sinjai Ramah ODGJ

Mulyadi Ma'ruf
Editor : Mulyadi Ma'ruf
Ilustrasi Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ). (Istimewa)
Ilustrasi Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ). (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, SINJAI — Diakhir tahun 2023 Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) kategori berat di Kabupaten Sinjai mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Kasus tersebut mencapai ratusan orang atau bertambah sekitar 43 orang.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, dr. Emmy Kartahara Malik bahwa dari hasil pendataan total pasien Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) berat mencapai 612 orang.

“Iya, pasien gangguan jiwa bertambah dimana tahun sebelumnya sekitar 569 orang kini mencapai 612 orang,” ujarnya saat dikonfirmasi via telepon, Sabtu (30/12/2023).

Baca Juga : DPRD Serahkan 5 Ranperda yang Telah Disepakati Bersama Pemda Sinjai

Menurut dr. Emmy sapaannya, ada beberapa penyebab terjadinya ODGJ diantaranya faktor riwayat keluarga, sosial atau konflik dengan keluarga serta kehilangan orang yang berarti, faktor ekonomi, faktor biologis dan trauma.

“Dari total kasus dan faktor penyebab ODGJ rata-rata yang mengalami dari umur 20 sampai 50 tahun,” bebernya.

Olehnya itu kata dr. Emmy, langkah kedepan pihaknya akan terus melakukan langkah edukasi pencegahan gangguan masalah kesehatan jiwa serta melakukan skrining untuk mendeteksi secara dini adanya masalah kesehatan jiwa pada individu.

Baca Juga : Pemilih Pemula di Sinjai Belum Rekam e-KTP, Ribuan Hak Pilih Berpotensi Hangus

Yang terpenting adalah mengaktifkan peran TPKJM (Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat) untuk lebih aktif melakukan edukasi dan pembinaan  baik secara individual maupun kelompok.

“Intinya, perlu kerjasama semua pihak mengingat masalah kesehatan jiwa adalah masalah yang kompleks,” demikian dr. Emmy.

Untuk diketahui, sebaran ODGJ berat setiap Kecamatan per November 2023:

  1. Sinjai barat : 58 kasus
  2. Sinjai borong : 41 kasus
  3. Sinjai selatan : 99 kasus
  4. Tellulimpoe : 92 kasus
  5. Sinjai timur : 84 kasus
  6. Sinjai tengah : 61 kasus
  7. Sinjai utara : 103 kasus
  8. Bulupoddo : 43 kasus
  9. Pulau 9 : 25 kasus

Baca Juga : Adab ‘Mappatabe’ Jadi Tradisi Kapolda Sulsel Saat Berkunjung di Sinjai

Penulis:

Penulis : Asrianto
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646