0%
logo header
Kamis, 06 Juni 2024 10:28

TP PKK Kota Makassar Dorong Gerakan Keluarga Cerdas Berinternet

Rizal
Editor : Rizal
TP PKK Kota Makassar mendorong gerakan keluarga cerdas berinternet melalui sosialisasi yang diselenggarakan oleh Pokja II, Rabu (5/6/2024). (Foto: Istimewa)
TP PKK Kota Makassar mendorong gerakan keluarga cerdas berinternet melalui sosialisasi yang diselenggarakan oleh Pokja II, Rabu (5/6/2024). (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – TP PKK Kota Makassar mendorong gerakan keluarga cerdas berinternet melalui sosialisasi yang diselenggarakan oleh Pokja II, Rabu (5/6/2024).

Sosialisasi ini dihelat mulai 4-6 Juni. Diikuti oleh kader PKK Kota Makassar dari seluruh kecamatan dan kelurahan, termasuk kader TP PKK Remaja.

Pokja II TP PKK Kota Makassar menghadirkan dua narasumber diantaranya, Kordinator Hubungan antar Lembaga IDI Makassar yang juga merupakan psikiater, dr Mayamariska Sanusi dan Child Protection Expert Yayasan BaKTI, Arafah.

Baca Juga : Pastikan Kondisi Telah Aman dan Kondusif, NIPAH PARK Beroperasi Normal Pasca Kebakaran

Staf Ahli TP PKK Kota Makassar, Sitiara, menjelaskan sosialisasi ini merupakan langkah cerdas TP PKK Kota Makassar dalam mengantisipasi perkembangan teknologi.

Digelarnya sosialisasi ini untuk memberikan  literasi digital kepada anggota dan kader TP PKK Kota Makassar. Yang merupakan corong edukasi Tapi PKK ke masyarakat.

Sejalan dengan itu, Ketua Pokja II TP PKK Kota Makassar, Linda Salengke, menjelaskan kegiatan ini menyasar kader PKK yang merupakan para IRT dan Kader PKK remaja agar dapat menggunakan sosial media lebih produktif dan positif.

Baca Juga : Karebosi Disiapkan Jadi Pusat HUT Ke-81 RI, Pemkot Makassar Matangkan Seluruh Persiapan

Masifnya penggunaan media sosial oleh seluruh kalangan sebagai wujud kemajuan teknologi perlu pemahaman yang baik agar bersosial media tidak berdampak negatif terhadap emosi dan perilaku masyarakat.

Narasumber dr Mayamariska Sanusi menjelaskan kepada peserta terkait langkah preventif adiksi internet sebagai pengguna internet yang bijak.

Peserta juga diajarkan langkah pencegahan adiksi internet yang dapat dimulai dengan detoksifikasi digital, membatasi waktu penggunaan internet, mengatur waktu dan jenis game atau sosia media yang digunakan, serta mengenalk gejala dan deteksi dini setiap enam bulan.

Baca Juga : Hadirkan Program Beli Motor Gratis Motor, Cara PT SJAM Peringati 70 Tahun Yamaha Indonesia dan HUT RI ke-81

Khusus kepada Kader PKK Remaja Makassar, pemateri menekankan pentingnya literasi digital sebagai tempat bersosialisasi pada kegiatan digital secara aman dan percaya diri.

Serta, menjadikan media sosial sebagai alat belajar berkomunikasi efektif, berpikir kritis mengelola informasi secara bijak dan kreatif. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646