REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Kota Dingin Malino, Kabupaten Gowa, dengan pesonanya yang menawan, seakan menjadi surga tersembunyi di daratan Sulawesi Selatan. Keindahan alamnya yang menakjubkan, dikelilingi oleh pegunungan yang hijau dan udara segar yang menyejukkan, membuat setiap perjalanan ke sana menjadi petualangan tak terlupakan.
Tak heran jika pada tanggal 25 Agustus 2023 meningkahi sesansi eksotis Malino akan semakin bertambah dengan rencana peresmian Vila Kalypso. Vila ini berlokasi di Jl. Batu Lapisi Dalam, Kecamatan Tinggi Moncong, Gowa yang dipadukan dengan pesona alam sekitarnya.
Kalipso atau Calypso (dalam bahasa Inggris) adalah nimfa dalam mitologi Yunani yang tinggal di Pulau Ogigia, menurut Odyssey, ia menahan Odisseus selama tujuh tahun. Tetapi nama Kalypso yang muncul di Malino tidak ada hubungannya dengan yang Yunani itu. Hanya saja, nama Kalypso yang jadi “branding” vila tersebut merupakan wujud memori dalam ruang nyata dan dapat dilihat. Itu bermula ketika seorang Gita, putri pasangan Dr.H.Tammasse, M.Hum-Dr.dr.Jumraini, S.Ked, Sp.S. (K), Subsp N.R.E, sewaktu bersekolah di Inggris. Tepatnya di Kota Torquay, Inggris Selatan, ada sebuah kafe yang selalu dijadikan tempat bertemu pelajar Sekolah English First Boarding School. Kafe itu bernama “Kalypso Cafe”. Kafe ini tidak sekadar sebagai tempat makan dan minum para pelajar dari seluruh dunia, termasuk Ananda Gita, tapi dijadikan semacam “basecamp”. Kalau ada PR mau didiskusikan, kafe itu menjadi pilihan utama.
Baca Juga : Bantuan Pangan di Bontomarannu Sasar 2.788 Penerima, Husniah: Kita Lakukan Validasi Data
“Selama 4 tahun ananda Gita banyak berdiskusi di tempat itu,” kata sang ayah, Dr.Tammasse.M.Hum, yang juga Ketua Program S-2 Bahasa Indonesia Unhas tersebut, Ahad (20/08/2023).
Ada hal lucu, baru-baru ini kami sekeluarga ke Inggris, menyempatkan waktu ke Kafe Kalypso, rupanya pemilik kafe masih ingat Gita.
“Kemana saja Gita baru muncul?,” kata pemilik Kafe Kalypso menyapa Gita yang sudah tiga tahun tak pernah dilihatnya.
Baca Juga : Dongkrak Akses Pertanian dan Wisata, Tiga Ruas Jalan di Tinggimoncong Akan Diaspal
“Saya sudah tidak bersekolah di sini. Sudah 3 tahun kuliah di Indonesia,” jawab Gita, tentu dalam bahasa Inggris.
Rupanya, Gita sangat familiar di Kafe Kalypso. Itulah sebabnya nama Kalypso diabadikan jadi nama vila di Malino karena kesannya amat dalam bagi Ananda Gita (*)
