0%
logo header
Sabtu, 17 Oktober 2026 21:58

PLN UIP Sulawesi Perkuat Pengawasan dan Koordinasi, Pastikan Pembangunan SUTT 150 kV Bungku-ACN Lancar

Chaerani
Editor : Chaerani
Koordinasi antara tim proyek oleh Senior Manager OPK II PLN UIP Sulawesi, Ndaru Seto Widiatmoko untuk memastikan percepatan pekerjaan pembangunan berjalan SUTT 150 kV Bungku-ACN sesuai target dengan tetap mengutamakan keselamatan kerja dan mutu konstruksi. (Dok. Humas PLN UIP Sulawesi)
Koordinasi antara tim proyek oleh Senior Manager OPK II PLN UIP Sulawesi, Ndaru Seto Widiatmoko untuk memastikan percepatan pekerjaan pembangunan berjalan SUTT 150 kV Bungku-ACN sesuai target dengan tetap mengutamakan keselamatan kerja dan mutu konstruksi. (Dok. Humas PLN UIP Sulawesi)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, BUNGKU — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi terus mengakselerasi penyelesaian pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan melalui pengawasan dan koordinasi intensif.

Upaya tersebut dilakukan melalui kunjungan kerja dan penilikan lapangan oleh Senior Manager Operasi Konstruksi II PLN UIP Sulawesi, Ndaru Seto Widiatmoko, bersama Manager PLN Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sulawesi Tenggara, Yogi Yohannes Siburian, pada proyek SUTT 150 kV Bungku-ACN dan GI 150 kV Bungku Extension di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Kamis (08/10/2026) lalu.

Kegiatan dilakukan untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai target sekaligus mengidentifikasi potensi kendala yang dapat memengaruhi penyelesaian pekerjaan. Dimana dengan fokus utama untuk memastikan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan dengan tetap mengedepankan keselamatan, kualitas, dan keandalan.

Baca Juga : IKA Unhas Siapkan Modal Usaha untuk Mahasiswa Yatim, 33 Peserta Presentasikan Ide Bisnis

“Kunjungan ini kami lakukan untuk melihat langsung progres pekerjaan di lapangan dan memastikan setiap tahapan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan. Potensi kendala harus diidentifikasi sejak awal dan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi yang efektif,” ujar Ndaru Seto Widiatmoko, dalam keterangannya.

Penilikan diawali dengan melihat progres pekerjaan penarikan konduktor atau stringing di Tower 82 pada Section Prioritas 2 yang membentang dari Tower 61 hingga Tower 82 dan melintasi Desa Nambo hingga Bahomoahi, Kecamatan Bungku Timur. Kegiatan kemudian dilanjutkan ke Tower 109 untuk meninjau kesiapan pekerjaan stringing pada Section Prioritas 3, dari Tower 82 hingga Tower 109.

Tim juga meninjau gardu induk milik pelanggan PT ACN untuk memastikan kesiapan infrastruktur pendukung penyaluran tenaga listrik. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan pembangunan GI 150 kV Bungku Extension untuk mengevaluasi perkembangan konstruksi dan kesiapan infrastruktur pendukung jaringan transmisi. Selanjutnya, tim meninjau pekerjaan stringing pada Section Prioritas 1 yang membentang dari Tower 18 hingga Tower 43, serta progres pendirian menara transmisi pada Section Prioritas 5 dari Tower 43 hingga Tower 61, dengan titik peninjauan di Tower 53.

Baca Juga : Dorong Pasar UMKM ke Global, BI Sulsel Libatkan 22 Binaan Rewako di Trade Expo Indonesia

Selain penilikan lapangan, PLN juga melaksanakan rapat koordinasi yang melibatkan PLN UIP Sulawesi, PLN UPP Sulawesi Tenggara, dan PLN PUSMANPRO. Pertemuan tersebut membahas evaluasi progres pekerjaan, pemetaan kendala dan risiko terhadap jadwal penyelesaian, serta percepatan pada pekerjaan yang menjadi prioritas.

Koordinasi juga diarahkan untuk memastikan tahapan konstruksi, pengujian, serta pemenuhan persyaratan teknis berjalan secara terpadu guna mendukung penerbitan Rekomendasi Laik Bertegangan (RLB) yang ditargetkan pada Desember 2026.

Sementara, Manager PLN UPP Sulawesi Tenggara, Yogi Yohannes Siburian, mengatakan bahwa penyelesaian proyek sesuai jadwal membutuhkan pengawalan secara berkelanjutan dan koordinasi yang kuat antarpihak.

Baca Juga : DPP Golkar Yakin IAS Bisa Wujudkan Target Tambahan Kursi di Sulsel

“Kami berkomitmen mengawal penyelesaian pekerjaan secara optimal, khususnya pada setiap titik yang menjadi prioritas. Sinergi antara unit PLN terkait, tim Keselamatan dan Kesehatan Kerja, serta kontraktor pelaksana terus diperkuat agar setiap kendala dapat segera diidentifikasi dan ditangani secara efektif,” ujarnya.

Menurutnya, seluruh tahapan pekerjaan diarahkan untuk mendukung kesiapan proyek menuju energize yang ditargetkan pada Desember 2026.

“Target kami jelas, yaitu memastikan seluruh tahapan pekerjaan dapat diselesaikan sesuai rencana dengan tetap menjaga kualitas dan keselamatan kerja, sehingga proyek siap menuju energize pada Desember 2026,” tambah Yogi.

Baca Juga : Rutan Samarinda Bagikan 500 Porsi Makan Siang Gratis dan Masker

PLN UIP Sulawesi terus mendorong percepatan penyelesaian SUTT 150 kV Bungku-ACN dan GI 150 kV Bungku Extension dengan mengutamakan ketepatan waktu, keselamatan kerja, dan mutu konstruksi. Kehadiran infrastruktur ini nantinya diharapkan dapat memperkuat keandalan sistem kelistrikan sekaligus mendukung kebutuhan tenaga listrik pelanggan dan sektor industri di Sulawesi Tengah.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646